Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa Harus Tahu! Manajemen Keuangan Jadi Kunci Sukses Sejak Muda

Aditya Novrian • Selasa, 29 April 2025 | 23:50 WIB
Ilustrasi pengelolaan  keuangan bagi mahasiswa (Freepik.com)
Ilustrasi pengelolaan keuangan bagi mahasiswa (Freepik.com)

Radar Malang — Masa kuliah kerap menjadi momen pertama bagi banyak individu untuk mulai mengelola keuangannya sendiri. Namun, tanpa pemahaman yang tepat, tidak sedikit mahasiswa yang terjebak dalam masalah finansial, mulai dari boros hingga terjerat utang. Oleh karena itu, manajemen keuangan menjadi keterampilan yang wajib dikuasai sejak dini.

Apa itu manajemen keuangan?
Manajemen keuangan adalah proses mengatur pemasukan dan pengeluaran secara terencana untuk mencapai kestabilan finansial. Bagi mahasiswa, keterampilan ini penting untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi tanpa mengorbankan masa depan.

Mengapa perlu diterapkan sejak kuliah?
Menurut Dosen Ekonomi Universitas Indonesia, Dr. Nina Pratiwi, manajemen keuangan di usia muda membentuk kebiasaan positif. "Mahasiswa yang terbiasa membuat anggaran dan menabung cenderung lebih siap menghadapi tantangan ekonomi setelah lulus," ujarnya.

Siapa yang harus menerapkannya?
Seluruh mahasiswa, baik yang masih mendapat kiriman orang tua, mengandalkan beasiswa, atau bekerja paruh waktu, dianjurkan untuk mulai mengelola uang secara mandiri.

Kapan dan di mana memulainya?
Manajemen keuangan dapat dimulai sejak mahasiswa pertama kali menerima uang bulanan. Tidak ada tempat khusus; bisa dilakukan di rumah, di kampus, maupun di kos.

Bagaimana cara mengelolanya?
Langkah pertama adalah membuat anggaran bulanan yang mencakup pemasukan dan pengeluaran. Pisahkan kebutuhan primer, seperti biaya makan dan transportasi, dari keinginan sekunder. Membiasakan diri mencatat setiap transaksi juga dianjurkan untuk mengetahui pola konsumsi.

Selain itu, membuka dua rekening bank, satu untuk pengeluaran sehari-hari dan satu lagi untuk tabungan, dapat membantu mahasiswa mengontrol pengeluaran. Disarankan pula menyisihkan minimal 10% dari pemasukan untuk tabungan sejak awal.

Mahasiswa juga disarankan untuk mencari peluang penghasilan tambahan, seperti menjadi asisten dosen, freelance, atau membuka bisnis kecil. Namun, pekerjaan tersebut sebaiknya tidak mengganggu kewajiban akademis.

Tips!!
Gunakan aplikasi pencatatan keuangan untuk mempermudah pelacakan pengeluaran. Manfaatkan promo dan diskon khusus mahasiswa, serta pelajari dasar-dasar investasi aman seperti reksa dana pasar uang atau tabungan emas.

Terakhir, membangun dana darurat sangat penting. Idealnya, dana ini setara dengan minimal tiga bulan kebutuhan pokok.

Manajemen keuangan bukan hanya tentang bertahan hidup di masa kuliah, melainkan investasi untuk masa depan yang lebih stabil dan mandiri. Mahasiswa yang mampu mengelola keuangannya sejak awal, akan memiliki keunggulan kompetitif saat memasuki dunia kerja. (Rizz)

Editor : Aditya Novrian
#Kuliah #manajemen #Financial #mahasiswa #boros