Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Inflasi Ri April 2025 Capai 1,17% Hingga Melebihi Pasar, BPS Beberkan Penyebabnya

Aditya Novrian • Jumat, 2 Mei 2025 | 17:45 WIB

Pudji Ismartini, Deputi Bidang Distrbusi dan Jasa BPS Pubji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS Kamis (2/05/2025). (Kumparan/Ave Airiza Gunanto)
Pudji Ismartini, Deputi Bidang Distrbusi dan Jasa BPS Pubji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS Kamis (2/05/2025). (Kumparan/Ave Airiza Gunanto)

Radar Malang -  Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi nasional pada April 2025 sebesar 1,17% secara bulanan (month to month/mtm).

Sementara itu, inflasi tahunan (year on year/yoy) tercatat 1,95%.

Angka ini melampaui ekspektasi konsensus pasar yang sebelumnya memperkirakan inflasi bulanan sebesar 1,04% dan inflasi tahunan di level 1,74%.

Baca Juga: Produksi UMKM Sepatu Kulit di Kepanjen Kabupaten Malang Merosot

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers Jumat (2/5/2025), menyampaikan bahwa inflasi April didorong oleh kenaikan harga pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan, yakni 0,98% dengan tingkat inflasi kelompok ini mencapai 6,60%.

Tarif listrik menjadi komoditas utama pendorong inflasi dengan andil 0,97%. Selain itu, emas perhiasan, bawang merah, cabai merah, dan tomat juga berkontribusi meski dalam porsi lebih kecil.

Baca Juga: Tahun Ini Bedah Rumah di Tiga Kecamatan, Kota Malang

Sementara itu, kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang inflasi sebesar 0,16% dengan tingkat inflasi 2,46%.

Untuk komponen inti, inflasi tercatat 0,31% dengan andil 0,20%, didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan dan mobil.

Secara geografis, inflasi terjadi di 37 provinsi, sedangkan satu provinsi, Papua Pegunungan, mengalami deflasi sebesar -0,90%.

Baca Juga: Pemkot Malang Persilakan Sekolah Gelar Wisuda

Inflasi tertinggi tercatat di Sumatera Barat, yakni 1,77%.

Sebagai perbandingan, inflasi Maret 2025 tercatat 1,65% (mtm) dan 1,03% (yoy), di mana inflasi bulanan Maret merupakan yang tertinggi sejak Desember 2014.

Konsensus pasar juga memperkirakan inflasi inti pada Maret 2025 berada di 2,5% (yoy), sedikit naik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,48%.

Baca Juga: Masih Ada 20 Persen Jalan Rusak di Kabupaten Malang

Pudji menambahkan, pada April 2025 juga terdapat komoditas yang memberikan andil deflasi, seperti cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Dengan capaian ini, laju inflasi April 2025 menunjukkan tekanan harga yang masih cukup tinggi, terutama dari sektor energi dan perumahan, serta beberapa komoditas pangan dan logam mulia.(NR)

Editor : Aditya Novrian
#Emas #badan pusat statistik (bps) #inflasi