KEPANJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kemacetan saat laga Arema versus Persik Kediri lusa (11/5).
Pertandingan tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Dalam rekayasa lalin tersebut juga disediakan jalur khusus rombongan suporter.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kabupaten Malang Willy Deni Permana kemarin (8/5).
Rekayasa meliputi tiga tahap. Pertama, penyekatan truk di simpang tiga Gondanglegi. Yakni Truk dari arah Turen, Dampit menuju Pakisaji lewat Kepanjen harus berbelok ke arah utara menuju Bululawang-Kendalpayak (Pakisaji).
”Untuk truk tebu yang mau kirim ke Kebonagung, harus lewat Gadang (Kota Malang),” kata dia.
Hal itu berlaku pula untuk yang mengarah ke selatan, harus lewat Bululawang. Kedua, penyekatan di simpang empat Kepanjen.
Truk dari arah Sumberpucung yang hendak menuju Krebet Bululawang lewat Jalan Panji harus belok ke utara menuju Jalan A Yani. Kemudian truk berputar lewat Gadang, baru ke kanan menuju Krebet Bululawang.
”Truk-truk tidak boleh lewat Jalan Panji. Melainkan harus memutar dulu ke Jalan Ahmad Yani,” kata Willy.
Baca Juga: 129 Pelanggar Lalin yang Tercatat di Kejari Kabupaten Malang Belum Bayar denda
Ketiga, mensterilkan Jalan Raden Prayitno atau Kedungpendaringan dari angkutan logistik besar.
“Kami khususkan jalan itu untuk rombongan suporter,” ungkap pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.
Di ujung utaranya akan ditutup dengan water barrier. Rencananya, semua penyekatan dan rekayasa akan berlaku mulai pukul 10.00 sampai jelang pertandingan mulai pukul 15.30. Akan tetapi skema tersebut bersifat dinamis mengikuti perkembangan di lapangan.
Apabila Gadang sudah terlalu padat kendaraan, petugas bisa mengarahkan kendaraan untuk lewat Kendalpayak melalui Karangduren, Pakisaji. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian