Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polres Malang Periksa 4 Saksi Pelemparan Batu Bus Persik dan Kumpulkan Bukti CCTV untuk Temukan Pelaku

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 13 Mei 2025 | 18:35 WIB
INSIDEN: Bus pengangkut ofisial dan pemain Persik Kediri mampir ke Grand Miami Hotel Kepanjen setelah sempat dilempar batu pada Minggu malam (11/5).
INSIDEN: Bus pengangkut ofisial dan pemain Persik Kediri mampir ke Grand Miami Hotel Kepanjen setelah sempat dilempar batu pada Minggu malam (11/5).

KEPANJEN - Polres Malang terus mendalami insiden pelemparan batu terhadap bus pengangkut ofisial dan pemain Persik Kediri Minggu (11/5).

Hingga kemarin (12/5) sudah ada 4 saksi yang diperiksa, Polres juga masih terus mengumpulkan bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar menjelaskan, saksi yang diperiksa adalah warga dan polisi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini juga sedang dilakukan penyisiran jalan di sepanjang jalan di depan Stadion Kanjuruhan berdasar hasil rekaman CCTV yang dikumpulkan.

”Kami berharap pelaku insiden tersebut segera ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menegaskan, sebenarnya pengamanan pertandingan antara Arema FC vs Persik Kediri telah berjalan baik dan tertib.

Mulai dari sebelum hingga setelah pertandingan.

Karena itu, dia sangat menyayangkan terjadinya insiden pelemparan batu ke bus tim Persik Kediri yang sedang pulang.

“Kami langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kami pastikan proses hukum akan ditegakkan terhadap siapa pun yang terlibat dalam tindakan tersebut,” kata Danang kemarin.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Erwin Hardiyono menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

Ia menyesalkan kejadian yang mencoreng semangat sportivitas.

Terlebih pertandingan pada Minggu Sore itu ini merupakan laga kandang pertama mereka di Stadion Kanjuruhan.

Erwin menjelaskan, pihak panpel telah melakukan berbagai upaya antisipatif untuk tim tamu.

Upaya tersebut dilakukan bersama dengan pihak keamanan dan Aremania Utas.

Bahkan pengawalan telah dilakukan terhadap bus Persik Kediri hingga ke luar stadion.

“Kami sudah berupaya maksimal. Tapi ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami,” ujar imbuh Security Officer Arema FC Bram Hady Sulthon.

Saat ini, Arema FC bersama pihak kepolisian dan elemen suporter sedang melakukan evaluasi menyeluruh.

Tujuannya untuk memperkuat sistem pengamanan pada laga-laga berikutnya.

Salah satu fokusnya adalah memperketat pengawasan di jalur luar stadion. (yad/fat)

Editor : Aditya Novrian
#Polres Malang #ungkap pelaku #Arema FC #saksi diperiksa #Persik #CCTV #Bus persik dilempari batu #Kumpulkan Bukti