SURABAYA – Kurang dari tiga pekan menjelang Idul Adha, pengelola Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian mengoptimalkan sejumlah persiapan.
Sapi kurban akan tiba pekan depan atau H-14 Idul Adha.
Selain itu, RPH juga mematangkan pengembangan UMKM di Serambi Ampel yang dilakukan setelah Hari Raya kurban.
”Rencana pemindahan ke RPH di Osowilangun rencananya setelah (Idul Adha) ini,” ungkap Direktur Utama Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Peternak di Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Ternak
Kapasitas di RPH Osowilangun sekitar 100- 150 ekor sapi. Sedangkan di Pegirian mencapai 300 ekor sapi.
Meski demikian, pihaknya bakal mengoptimalkannya. Sebab, aktivitas RPH juga dapat dilakukan di Kedurus.
”Di Kedurus masih ada untuk sapi juga. Jadi, kami optimalkan dan perkuat penataan kawasan,” ujarnya.
Ke depan, bekas RPH di Pegirian bakal diubah konsepnya untuk mendukung kawasan Wisata Religi Ampel. Itu akan ditata dalam satu area dengan Serambi Ampel.
Baca Juga: Pekan Ini Ratusan Hewan Ternak Bakal Divaksin
Sementara ini, pihaknya fokus pada persiapan menuju Idul Adha. Dia mengungkapkan, sapi gelombang pertama akan tiba di H-14 atau dua pekan menjelang kurban.
”Sekitar 22 Mei bakal masuk sapi-sapi dari Madura dengan bobot antara 250–350 kilogram,” ungkapnya.
Dia menaksir jumlah sapi yang datang mencapai 50-an ekor. Lalu, mendekati hari H, sapi-sapi ukuran besar dengan bobot sekitar 700–900 kilogram, bahkan 1 ton akan tiba secara berangsur-angsur.
Fajar menyebut, harga sapi untuk kurban bervariasi. Sapi ukuran 250–350 kilogram berkisar Rp 18–24,5 juta. Sedangkan bobot 351–450 kilogram harganya antara Rp 32–50 juta. (zam/nor/adn)
Editor : Aditya Novrian