RADAR MALANG – Nama Arawinda Kirana, aktris muda berbakat yang dikenal lewat perannya dalam film Yuni, kembali menjadi topik hangat di media sosial.
Setelah sempat tersandung kontroversi perselingkuhan pada tahun 2022, kini namanya kembali mencuat dengan berbagai tudingan baru dari netizen.
Arawinda Kirana adalah seorang aktris Indonesia yang mulai dikenal luas setelah membintangi film Yuni pada tahun 2021.
Baca Juga: Fajar Gusti Pangestu Juara MasterChef Indonesia 2025, Langsung Melamar Kekasihnya di Depan Juri!
Berkat perannya, ia meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) dan mendapat banyak pujian atas kemampuan aktingnya.
Akan tetapi, ketenarannya mulai tercoreng ketika muncul isu bahwa ia terlibat dalam kasus perselingkuhan yang akhirnya membuat publik berpaling darinya.
Setelah sempat meredup pasca kontroversi perselingkuhan dengan Guiddo Ilyasa, mantan suami Amanda Zahra, kini berbagai dugaan baru bermunculan di media sosial.
Baca Juga: Mengupas Isu Gender dalam Film Conclave yang Sempat Viral Usai Wafatnya Paus Fransiskus
Beberapa pengguna Twitter dan TikTok mulai membagikan cerita bahwa Arawinda diduga telah mendekati pria yang sudah memiliki pasangan sejak masih sekolah.
Beberapa unggahan bahkan menyebut bahwa kejadian ini bukan hal baru, melainkan sudah berlangsung sebelum kasusnya dengan Amanda Zahra terungkap.
Sejak awal, kasus perselingkuhan yang menimpanya telah membuat publik kecewa.
Kini, dengan munculnya tuduhan baru terkait perilaku masa lalunya, gelombang cancel culture terhadap Arawinda semakin kuat.
Netizen menganggap bahwa sikapnya menunjukkan pola yang sama, yaitu mendekati pria yang sudah berpasangan.
Banyak warganet yang menyayangkan kariernya, mengingat ia pernah menjadi sosok yang dikagumi di industri perfilman Indonesia.
Hingga saat ini, Arawinda belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan yang kembali mencuat di media sosial.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia sempat membantah keterlibatannya dalam kasus perselingkuhan dan menyatakan bahwa banyak informasi yang beredar tidak benar.
Namun, dengan semakin banyaknya bukti dan pengakuan dari berbagai pihak, publik semakin menuntut klarifikasi dari sang aktris. (fi)
Editor : A. Nugroho