Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

BPBD Kabupaten Malang Salurkan 560 Paket Bantuan ke Tirtoyudo

A. Nugroho • Senin, 26 Mei 2025 | 18:06 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

KABUPATEN – Ratusan paket bantuan sudah disalurkan ke korban banjir di Desa Pujiharjo dan Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo. Berdasar catatan BPBD Kabupaten Malang, total ada 560 paket bantuan yang sudah disampaikan kepada warga di dua desa tersebut

”Yang paling banyak diberikan adalah paket lauk pauk. Total ada 360 kaleng, 270 di Pujiharjo dan 90 di Purwodadi,” terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Bantuan lain yang diberikan seperti paket kebersihan keluarga, family kit, sembako, dan biskuit. Kemudian, juga ada paket peralatan masak dan terpal. Semua sudah diserahkan BPBD ke pemerintah desa (pemdes) masing masing.

Seperti diberitakan, banjir di dua desa tersebut terjadi pada Kamis malam (22/5). Bersamaan dengan air bah yang datang ke permukiman di dua desa tersebut, hujan deras juga menyebabkan longsor di jalan penghubung antardesa.

Ada 81 rumah yang terdampak. Tanggul sungai dan sayap jembatan di atas Sungai Tundo juga dilaporkan rusak. Sadono mengatakan, angka kerugian materi masih dalam perhitungan pihak Pemdes.

”Tidak ada kerusakan secara fisik pada bangunan yang terimbas banjir. Longsor juga tidak merusak rumah warga, hanya menutupi jalan,” ujar dia.

Senada dengannya, Camat Tirtoyudo Joanico Da Costa menyebut bahwa angka kerugian materi masih dihitung.

”Yang dihitung berupa peralatan- peralatan elektronik yang berharga dan aset-aset warga seperti hewan ternak,” terang dia.

Joanico menyebut bahwa banjir pada Kamis lalu adalah peristiwa tahunan yang rutin terjadi jelang pergantian musim. Karena itu, warganya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

”Pada saat kejadian, rumah-rumah banyak yang kosong. Warga Sudah banyak yang mengungsi ke saudara-saudaranya sejak beberapa hari sebelum kejadian,” imbuh Joanico.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Camat Kromengan itu, pencegahan banjir yang paling tepat yakni pengerukan sedimen di Sungai Tundo secara rutin.

”Karena kalau dibangun semacam talud di sungai atau dikasih bronjong batu akan hancur lagi terkena air dan material. Kami masih menunggu langkah dari instansi terkait untuk melakukan pengerukan,” tandas dia.

Editor : A. Nugroho
#Pemdes #Kabupaten Malang #paket bantuan #BPBD