SIDOARJO - M. Romli, 18, nekat menerobos palang perlintasan kereta api (KA) di Jalan Jenggolo kemarin (28/5). Nahas, KA Sri Tanjung yang melintas menyambar sepeda motor Honda Beat W 6729 NI yang dia kendarai. Warga Bangkalan tersebut meninggal seketika di lokasi.
Kapolsek Buduran Kompol Subadri menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi pukul 12.30. Romli memacu motor dari arah selatan.
”Menerobos palang perlintasan yang sudah tertutup,” katanya.
Romli tersambar KA Sri Tanjung yang melaju dari selatan. Dia langsung terpental sekitar lima meter. Motor yang ditumpanginya remuk.
”Meninggal di tempat,” jelasnya.
Jenazah korban dievakuasi ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Subadri mengungkapkan, korban tidak membawa tanda pengenal identitas saat kejadian. Beruntung, Romli dikenali sejumlah orang.
Dia sehari-hari berjualan gorengan tidak jauh dari lokasi kejadian. Terpisah, Manajer Humas KAI Daop 8 Luqman Arif menyesalkan adanya kecelakaan itu. Terlebih, petugas sudah menutup palang sebelum KA melintas.
”Namun, tiba-tiba sebuah motor menerobos dan terjadi temperan dengan kereta yang melintas,” ungkapnya.
KA yang terlibat kecelakaan sempat melakukan berhenti luar biasa (BLB) untuk diperiksa. Hasilnya ditemukan kerusakan pada lokomotif. KA baru bias melanjutkan perjalanan setelah diperbaiki Imbas kejadian itu, lanjutnya, KA Sri Tanjung mengalami keterlambatan 23 menit. Durasi keterlambatan yang sama juga dialami Komuter Supas.
”Kami berharap masyarakat lebih hati-hati ketika akan melewati perlintasan,” katanya. (edi/jun/adn)
Editor : A. Nugroho