Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

5 Pertanyaan Unik Seputar Kurban Idul Adha: Jarang Dibahas, Padahal Banyak yang Bingung!

Aditya Novrian • Senin, 2 Juni 2025 | 18:03 WIB

Ilustrasi kambing kurban (freepik).
Ilustrasi kambing kurban (freepik).

RADAR MALANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban semakin tinggi. Namun, di balik semangat itu, ternyata masih banyak pertanyaan yang sering mengganjal di benak umat Muslim. Anehnya, pertanyaan-pertanyaan ini jarang dibahas secara terbuka, padahal cukup sering muncul di tengah masyarakat.

Berikut ini lima pertanyaan paling sering ditanyakan seputar kurban, yang ternyata masih belum banyak diketahui jawabannya. Yuk, simak baik-baik supaya ibadah kurban kamu tahun ini makin yakin dan sah secara syariat!

1. Haruskah Kurban Selalu Kambing atau Sapi? Bagaimana dengan Ayam atau Kelinci?

Jawabannya: tidak boleh, jika hewan tersebut bukan termasuk yang disebut dalam syariat. Dalam Islam, hewan kurban yang sah hanyalah hewan ternak seperti unta, sapi (termasuk kerbau), dan kambing (termasuk domba).

Baca Juga: 90 Panitia Kurban Ikut Workshop Penyembelihan dari FakultasKedokteran Hewan UB

Jadi, walau ayam atau kelinci kamu gemuk dan sehat, tetap saja tidak bisa jadi hewan kurban. Ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW dan praktik para sahabat.

2. Patungan Kurban: Boleh untuk Sapi, Tapi Tidak untuk Kambing

Jawabannya: Banyak keluarga yang ingin berkurban secara kolektif, terutama karena harga sapi cukup tinggi. Syariat memperbolehkan hal ini asalkan hewannya adalah sapi atau unta, yang boleh dibagi untuk maksimal tujuh orang.

Namun, jika hewan kurbannya kambing atau domba, maka hanya sah untuk satu orang atau satu keluarga saja. Tidak boleh patungan lebih dari satu orang.

3. Kurban untuk Orang Meninggal, Boleh Nggak?

Jawabannya: Pertanyaan ini sering membuat orang ragu. Sebenarnya, boleh, asalkan diniatkan bersama dengan niat kurban untuk diri sendiri dan keluarga. Misalnya, seseorang berkurban dan dalam niatnya juga menyertakan nama orang tua yang sudah wafat.

Baca Juga: Peternak Kambing di Kota Malang Sukses Jualan via Live Medsos! Ini Strategi Kreatif Lain Jelang Idul Adha

Namun, tidak diperbolehkan berkurban atas nama orang yang masih hidup tanpa izin mereka. Jadi kalau mau mewakili, pastikan ada izin dari yang bersangkutan.

4. Haruskah Hewan Kurban Jantan?

Jawabannya: tidak harus. Baik jantan maupun betina boleh dijadikan hewan kurban, selama memenuhi syarat usia dan bebas dari cacat atau penyakit.

Namun, sebagian ulama menyarankan memilih hewan jantan karena dianggap lebih afdal atau utama. Tapi sekali lagi, bukan berarti yang betina tidak sah, ya!

5. Kurban Pakai Uang Pinjaman, Bolehkah?

Jawabannya: Banyak orang ingin berkurban tapi belum punya cukup dana. Secara hukum, berkurban dengan uang pinjaman atau hutang diperbolehkan, asalkan ada kemampuan untuk melunasinya.

Namun, jika kondisi keuangan sedang tidak stabil, lebih baik tidak memaksakan diri. Kurban adalah ibadah sunnah muakkad, bukan kewajiban bagi yang tidak mampu.

Bonus: Pertanyaan yang Tak Kalah Penting

Bolehkah daging kurban diberikan kepada non-Muslim? Sebagian ulama memperbolehkan, terutama dalam konteks sosial dan dakwah. Tapi, utamakan yang paling membutuhkan.

Lebih utama mana: 1 kambing sendiri atau 1/7 sapi patungan? Keduanya sah dan berpahala. Namun, sebagian ulama memandang bahwa berkurban sendiri lebih utama karena seluruh pahala ditujukan untuk satu orang atau keluarga.

Baca Juga: Penjual Hewan Kurban di Pasar Hewan Gondanglegi Mulai Dibanjiri Pesanan

Kurban Tak Sekadar Ritual, Tapi Perlu Ilmu

Banyak pertanyaan seputar kurban yang sering dianggap sepele, padahal penting untuk diketahui. Semakin paham syariat dan teknis pelaksanaannya, semakin mantap pula ibadah yang dijalankan.

Jika masih ragu, jangan sungkan bertanya kepada ulama, ustaz, atau lembaga zakat terpercaya. Karena kurban yang dilakukan dengan ilmu, niat, dan cara yang tepat akan membawa keberkahan yang lebih besar, bukan hanya untuk yang berkurban, tapi juga bagi seluruh penerimanya. (my)

Editor : Aditya Novrian
#Idul Adha 2025 #kurban idul adha #syariat islam