RADAR MALANG - Sarapan menjadi bagian penting dari rutinitas pagi yang menentukan bagaimana kita menghadapi hari.
Bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), menikmati semangkuk soto hangat sebelum memulai aktivitas bukan sekadar mengisi perut, tapi juga bisa memberi energi dan manikan mood untuk menjalani hari.
Kota ini menyimpan banyak warung soto legendaris dengan kuah kaya rempah, taburan koya, dan isian melimpah.
Tidak perlu pergi jauh, hanya dalam 10 menit berkendara dari UM, terdapat berbagai warung soto dengan keunikan masing-masing.
Baca Juga: Rasakan Kehangatan dari 2 Spot Soto Lamongan Enak di Sawojajar
Berikut tujuh rekomendasi warung soto yang cocok untuk memulai pagi dengan kehangatan rasa.
Di Jalan Sunan Kalijaga No.26, Dinoyo, terdapat Soto Ayam Qona’ah, salah satu warung soto favorit mahasiswa.
Buka sejak pukul 06.00 hingga 09.00, tempat ini terkenal dengan kuahnya yang gurih dan porsi melimpah.
Dengan harga hanya Rp9.000 per porsi, pelanggan dapat menikmati soto ayam dengan tambahan lauk seperti telur puyuh.
Baca Juga: 4 Warung Soto Banjar Terenak di Malang, Rasa Autentik Bikin Balik Terus
Saking populernya, pengunjung sering kali harus mengantre panjang. Namun, rasa yang kaya rempah membuat setiap menit menunggu sepadan.
Sementara itu, di Jalan Patimura No.9, Klojen, berdiri Soto Ayam Ambengan Bu Keni, yang telah beroperasi sejak 1986.
Mengusung cita rasa khas Lamongan, kuah kuning pekat dan taburan koya menjadi daya tarik utama.
Tempat ini menyajikan varian soto ayam, soto daging, hingga soto paru goreng dengan harga mulai dari Rp12.000 hingga Rp23.000.
Dengan jam buka 07.00–21.00, warung ini cocok untuk sarapan maupun makan siang setelah aktivitas di kampus.
Jika berbicara soal soto legendaris, Soto Ayam Lombok di Jalan Lombok No.1, Kasin tidak bisa dilewatkan.
Berdiri sejak 1955, warung ini dikenal dengan kuah gurih yang berpadu dengan koya khas.
Buka dari 07.00–22.00, tempat ini selalu ramai dan tak pernah libur.
Baca Juga: Wajib Coba! 3 Tempat Soto Enak di Sukun, Malang yang Bikin Ngiler!
Harga seporsi soto ayam Lombok Rp25.000, tetapi sensasi kehangatan dan kelezatannya membuat banyak orang rela datang pagi-pagi untuk menikmatinya.
Bagi yang lebih suka soto daging sapi, Soto Daging Rahayu Hj. Tutik bisa menjadi pilihan.
Berlokasi di Gang 7, Mergosono, Kedungkandang, warung ini merupakan yang tertua, berdiri sejak 1928.
Dengan harga Rp20.000, pelanggan bisa menikmati soto daging dengan kuah kaya rempah.
Buka mulai 09.00 hingga 17.00, tempat ini terkenal dengan potongan daging sapi yang lembut dan kuah panasnya yang menghangatkan badan.
Di area Tlogomas, terdapat Soto Dok Lamongan, warung soto khas Lamongan yang telah ada sejak 1985.
Terletak di Jalan MT Haryono, tempat ini menjual soto ayam berkuah bening dengan suwiran ayam yang melimpah.
Dengan harga Rp10.000 per porsi, warung ini selalu ramai di pagi hari karena porsinya cukup besar dan cocok untuk mengawali hari dengan energi penuh.
Bagi pecinta soto Madura, Soto Daging Pak Markeso di Jalan Sindoro, Gadingkasri bisa jadi pilihan.
Sejak berdiri tahun 1987, warung ini menawarkan soto daging sapi berkuah rempah dengan potongan daging besar.
Buka 06.30–11.00, tempat ini sering habis sebelum siang karena peminatnya yang tinggi.
Dengan harga Rp15.000, pelanggan mendapatkan sajian lengkap dengan nasi atau lontong.
Terakhir, tidak jauh dari kampus UM, terdapat Soto Gunung Mbah Djie di Jalan Sigura-Gura No.9, Sumbersari.
Baca Juga: Lagi Ngidam Burger? Ini Dia Rekomendasi Burger Terenak di Kota Malang yang Wajib Dicoba!
Disebut "Gunung" karena kuah kaldunya yang kuat, tempat ini buka 07.00–21.00 dan menawarkan harga ramah mahasiswa, mulai Rp10.000.
Rasa kuahnya yang gurih, isiannya yang banyak, serta menu pendamping seperti sate dan gorengan membuat warung ini selalu dipenuhi pelanggan.
Dengan begitu banyak pilihan, mencari soto hangat untuk sarapan bukan lagi masalah bagi mahasiswa UM.
Dari rasa legendaris hingga harga bersahabat, masing-masing warung menawarkan pengalaman kuliner yang layak dicoba. (sai)
Editor : Aditya Novrian