Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bentuk Forum Khusus untuk Pantau Kawasan Cagar Budaya di Surabaya

Aditya Novrian • Senin, 9 Juni 2025 | 17:06 WIB
CAGAR BUDA YA: Sejumlah pengendara melintas di kawasan Kota Lama kemarin siang.
CAGAR BUDA YA: Sejumlah pengendara melintas di kawasan Kota Lama kemarin siang.

SURABAYA - Mekanisme pengawasan bangunan dan kawasan cagar budaya selama ini terlaksana melalui Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Surabaya. Itu mencakup kawasan Kota Lama. Pengawasan itu dilakukan bersama lintas OPD dan berbasis partisipasi publik. Termasuk, lurah dan camat serta Satpol PP.

”Banyak yang terlibat, termasuk para komunitas ya, jadi tidak hanya Pemkot,” kata Ketua TACB Surabaya Retno Hastijanti kemarin (8/6).

TACB menerima laporan hasil monitoring dari lapangan dan ikut dalam pengkajian strateginya. Ke depan, pihaknya mendorong Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata untuk membuat forum koordinasi rutin dengan lurah dan camat, khususnya yang baru menjabat untuk lebih memahami potensi cagar budaya di wilayahnya.

”Forum khusus ini untuk para lurah dan camat, agar bisa ikut menjaga kawasannya,” jelasnya.

Saat ini, Surabaya memiliki 294 Surat Keputusan (SK) cagar budaya yang mencakup 272 bangunan dan 22 situs atau kawasan. Informasi tersebut bisa diakses publik melalui laman resmi tourism.surabaya.go.id.

”Kawasan Kota Lama Surabaya tidak hanya di Jembatan Merah, tidak seperti di Semarang atau Jakarta yang hanya satu blok,” tutur Hasti.

Untuk menjaga kelestarian, pemkot menempatkan juru pelihara di setiap situs. Serta, pemasangan CCTV guna membantu pengawasan dan keamanan.

Strategi pelestarian dilakukan secara dinamis, mengikuti perkembangan zaman.

”Pelestarian bukan aktivitas yang kaku, tapi dinamis. Yang penting orisinalitas tetap dijaga,” ucapnya.

Konsep urban heritage menjadi pendekatan utama pelestarian di kota seperti Surabaya, yang wilayah cagar budayanya menyatu dengan aktivitas warga.

(zam/nor/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #Cagar Budaya #TACB #SK