RADAR MALANG – Momen Idul Adha identik dengan pesta daging kurban. Olahan daging sapi dan kambing pun bertebaran di meja makan. Namun di balik kenikmatannya, tersembunyi risiko yang mengintai: peningkatan kadar asam urat.
Baca Juga: Saat Kulkas Penuh Daging Kurban, Coba Strategi Cerdas Ibu-Ibu dalam Mengolah dan Menyimpannya
Daging merah dan jeroan hewan kurban mengandung purin tinggi, senyawa yang diubah tubuh menjadi asam urat. Jika kadarnya berlebihan, kristal asam urat akan menumpuk di persendian dan menimbulkan nyeri luar biasa, atau dikenal sebagai penyakit gout.
Jangan Asal Lahap, Ini Cara Aman Menikmati Daging Kurban
- Batasi Porsi Daging : Dokter menyarankan agar konsumsi daging merah tidak lebih dari 3 kali seminggu dan dalam jumlah sedang. Mengonsumsi daging berlebihan dalam satu waktu bisa meningkatkan kadar purin secara drastis, terutama bagi yang punya riwayat asam urat.
- Pilih Daging yang Rendah Lemak : Bagian paha belakang, sirloin, dan pinggang mengandung lebih sedikit lemak. Hindari jeroan seperti hati dan usus yang bisa menjadi "bom purin" bagi tubuh.
- Bersihkan Lemak dan Cuci dengan Benar : Sebelum dimasak, lemak putih sebaiknya dibuang, dan daging direndam air garam selama 15–20 menit. Cara ini membantu menurunkan kadar darah dan purin di dalam daging.
- Masak dengan Cara Sehat : Lupakan santan dan gorengan untuk sementara. Olah daging dengan cara dikukus, direbus, atau dibuat sup tanpa lemak agar lebih ramah bagi tubuh, terutama penderita asam urat atau kolesterol tinggi.
- Minum Air yang Cukup : Minum minimal 8 gelas air putih per hari dapat membantu ginjal membuang kelebihan asam urat. Ini cara paling mudah namun sering diabaikan masyarakat.
- Tambahkan Sayuran Tinggi Serat : Sayuran seperti brokoli, wortel, kentang, dan buncis membantu tubuh menetralkan efek dari makanan tinggi purin. Serat juga memperlambat penyerapan kolesterol dan menekan risiko peradangan.
Rahasia Lain yang Jarang Diketahui
Tahukah Anda bahwa asam urat tidak hanya datang dari makanan, tetapi juga dari proses alami tubuh saat memecah sel? Artinya, gaya hidup juga memengaruhi kadar asam urat. Selain itu, lemak jenuh dalam daging turut berperan memperburuk peradangan pada persendian. Oleh karena itu, memilih potongan daging yang rendah lemak sangat penting untuk mencegah kambuhnya nyeri sendi.
Sehat Saat Kurban, Nikmat Tetap Jalan
Idul Adha seharusnya menjadi momen sukacita dan kebersamaan, bukan malah membawa penyakit. Dengan memperhatikan cara memilih, mengolah, dan mengonsumsi daging kurban, Anda bisa tetap menikmati hidangan lezat tanpa khawatir terkena asam urat.
Jadi, sebelum menyantap sate, gulai, atau tongseng di hari kurban nanti, pastikan Anda tidak hanya lapar mata tapi juga bijak memilih. Nikmati daging kurban dengan sehat, enak, dan aman, karena tubuh juga perlu dirayakan. (my)
Editor : Aditya Novrian