Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Drama Belum Usai, HYBE Bersikeras Min Hee Jin Berniat Mencuri NewJeans

Aditya Novrian • Sabtu, 14 Juni 2025 | 18:00 WIB

Perselisihan HYBE dan Min Hee Jin
Perselisihan HYBE dan Min Hee Jin

Perseteruan antara HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, masih jauh dari selesai.

Pada 12 Juni 2025, sidang ketiga terkait gugatan HYBE untuk mengonfirmasi pemutusan perjanjian pemegang saham dengan Min Hee Jin kembali digelar di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Di saat yang sama, pengadilan juga membahas gugatan dari pihak Min terkait pembayaran opsi jual (put option) saham.

Dalam sidang tersebut, HYBE kembali menegaskan tuduhan serius terhadap Min Hee Jin, mereka menyatakan bahwa Min Hee Jin tidak hanya melanggar kepercayaan, tetapi juga berusaha “mencuri” girl group NewJeans dari agensi.

Baca Juga: Sidang Pertama NJZ vs ADOR Dimulai, Langsung Menjadi Sorotan Penggemar!

HYBE mengklaim Min Hee Jin telah memengaruhi orang tua para anggota dan mengatur pernyataan publik demi kepentingannya sendiri.

“Jika dia tidak merencanakannya, dia bisa membantah bukti yang kami ajukan,” ujar pihak HYBE, seraya menekankan bahwa bukti tersebut tidak bisa diumumkan ke publik karena bersifat pribadi.

Sebaliknya, tim hukum Min Hee Jin menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan menyebut HYBE memelintir urutan waktu kejadian

Menurut mereka, pemutusan perjanjian pemegang saham terjadi pada Juli 2023, sedangkan gugatan injunksi dari Min dikabulkan lebih dulu pada Mei.

Baca Juga: NJZ Memutuskan Untuk Hiatus Setelah Dinyatakan Kalah dari Keputusan Pengadilan

Mereka menambahkan bahwa konser NewJeans di Tokyo Dome tetap berlangsung lancar, dan pembahasan soal pemutusan kontrak baru muncul di bulan November.

Min juga menggugat HYBE atas haknya menjalankan opsi jual saham berdasarkan kontrak yang disepakati sebelumnya.

Berdasarkan kinerja ADOR selama dua tahun terakhir, Min Hee Jin menghitung haknya mencapai sekitar 26 miliar KRW (sekitar Rp300 miliar).

Namun, HYBE menolak membayar, dengan alasan Min Hee Jin telah melanggar kontrak, merusak nilai perusahaan, dan tidak lagi layak menerima kompensasi tersebut.

Perselisihan ini bermula pada April 2023 ketika HYBE mulai mengaudit ADOR dan menuduh Min Hee Jin serta beberapa eksekutif mencoba mengambil alih manajemen.

Min hee Jin membalas dengan menyebut konflik berawal dari tudingan penjiplakan konsep NewJeans oleh grup lain di bawah label HYBE.

Kini, sidang selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 11 September 2025 dan akan menghadirkan saksi dari pihak HYBE sedangkan Min Hee Jin sendiri tidak mengajukan saksi tambahan.

Drama hukum ini tampaknya masih akan terus berlanjut, dengan nasib NewJeans ikut menjadi sorotan di tengah pertarungan dua kekuatan besar industri K-Pop ini. (nai)

Editor : Aditya Novrian
#NewJeans #HYBE Labels #ADOR #Min Hee Jin #NJZ #persidangan