Kedua kotak hitam (black box) dari pesawat Air India yang mengalami kecelakaan telah berhasil ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat Boeing 787-800 di Ahmedabad, Gujarat, India.
Temuan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan tragis yang menewaskan ratusan orang tersebut.
Pesawat bernomor penerbangan AI171 itu semula dijadwalkan terbang menuju London, Inggris, dengan membawa 242 penumpang yang berasal dari berbagai negara, seperti India, Inggris, Kanada, dan Portugal.
Baca Juga: Pesawat Air India Jatuh di India Barat, Bawa 242 Penumpang
Insiden ini disebut sebagai kecelakaan penerbangan paling fatal di India sejak tahun 1996, bahkan yang paling mengejutkan dalam satu dekade terakhir.
Saat ini, fokus penyelidikan telah bergeser dari operasi penyelamatan ke pengumpulan bukti material.
Hal ini disampaikan oleh salah satu pejabat senior di Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India yang enggan disebutkan namanya karena membicarakan hal yang bersifat internal.
Baca Juga: Polisi Tetapkan CPP Sebagai Tersangka: Jejak Rem Ditemukan Usai Titik Kecelakaan
Sebagai tindak lanjut, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India telah memerintahkan inspeksi menyeluruh terhadap armada Boeing 787-8 dan 787-9 milik Air India yang dilengkapi mesin GEnx buatan General Electric.
Pemeriksaan yang direncanakan berlangsung dalam dua minggu ke depan ini akan mencakup sistem bahan bakar, sirkulasi udara kabin, pengendali mesin, dan sistem hidrolik, menyusul dugaan adanya kehilangan daya dorong saat pesawat lepas landas.
Seorang pejabat penerbangan menyatakan bahwa semua aspek dalam penerbangan tersebut sedang dianalisis secara menyeluruh.
Sementara itu, tim penyelidik dari Inggris dan Amerika Serikat telah tiba di Ahmedabad pada hari Jumat untuk memberikan dukungan dalam proses investigasi.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya black box, bisa ditemukan jawaban atas tragedi ini. (nai)
Editor : Aditya Novrian