Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

481 Personel dari Polres Malang Kawal Wapres Gibran di Sepanjang Jalur Malang-Blitar

Mahmudan • Rabu, 18 Juni 2025 | 17:50 WIB
LINDUNGI WAPRES: Aparat kepolisian menggelar apel pengamanan di lapangan rampal, Kota Malang kemarin (17/6).
LINDUNGI WAPRES: Aparat kepolisian menggelar apel pengamanan di lapangan rampal, Kota Malang kemarin (17/6).

KEPANJEN – Kedatangan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka ke Blitar kemarin (17/6) turut merepotkan Polres Malang. Sekitar 481 personel dari Polres Malang bersiaga di sepanjang jalur Malang-Blitar untuk mengamankan Gibran.

Untuk diketahui, Gibran mengunjungi Majelis Ta’lim Sabilu Taubah di Srengat, Blitar. Putra sulung mantan Presiden Jokowi itu dijadwalkan hari ini (18/6) kembali ke Jakarta melalui Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, Malang.

”Kami mengamankan sepanjang jalur yang dilewati wapres. Dimulai dari Bandara Abdulrachman Saleh hingga perbatasan Blitar di Sumberpucung,” kata Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar kemarin.

SIA GA: Kapolres Malang AK BP Danang Setiyo P. S. (tengah) mengikuti apel pengamanan di Lapangan Rampal.
SIA GA: Kapolres Malang AK BP Danang Setiyo P. S. (tengah) mengikuti apel pengamanan di Lapangan Rampal.

Apel pengumpulan pasukan sudah dilakukan Lapangan Rampal, Kota Malang. Komando pengamanan di bawah Korem 083/ Baladhika Jaya. Total yang terlibat dalam pengamanan ada 1.801 personel.

Mereka terdiri atas gabungan dari unsur TNI-Polri serta instansi pendukung se Kota Malang dan Kabupaten Malang. Khusus Polres Malang menerjunkan 481 personel.

Bambang menyebut, seluruh pasukan korps bhayangkara Bumi Kanjuruhan disebar di sejumlah titik rawan sepanjang jalur yang dilalui. Ada yang melakukan pengamanan terbuka dan tertutup.

Pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berseragam di jalanan. Ada juga beberapa yang pakai pakaian preman.

”Kami mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemungkinan adanya provokasi atau massa yang membawa simbol tertentu,” ujar mantan Kapolsek Ngajum tersebut. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#polres #Wapres #malang #gibran #Pengamanan