Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Adaptif Gunakan KKPD, Wali Kota Malang Dapat Apresiasi Bank Indonesia (BI)

Bayu Mulya Putra • Rabu, 18 Juni 2025 | 18:14 WIB
DIAPRESIASI: Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ridzky Prihadi Tjahyanto menyampaikan penghargaan kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Hotel Grand Mercure, kemarin (17/6)
DIAPRESIASI: Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ridzky Prihadi Tjahyanto menyampaikan penghargaan kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Hotel Grand Mercure, kemarin (17/6)

MALANG KOTA – Transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas Pemkot Malang dalam mengelola keuangan mendapat apresiasi. Kemarin (17/6), dalam acara bertajuk Sekartaji yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Advisor Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Ridzky Prihadi Tjahyanto di Hotel Grand Mercure Malang Mirama. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, penggunaan KKPD mulai diterapkan di lingkungan pemda pada awal 2024 sebagai bagian dari upaya Pemkot Malang menuju Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

”Secara teknis, KKPD digunakan untuk pembayaran belanja daerah. Termasuk belanja barang, jasa, dan modal, melalui mekanisme Uang Persediaan (UP),” ujar Wahyu. Dengan kata lain, KKPD adalah solusi untuk meminimalkan penggunaan uang tunai dalam transaksi keuangan daerah.

Selain itu, penggunaan KKPD juga jadi salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi, mengurangi fraud dari transaksi tunai, serta mengurangi idle cash dari penggunaan uang persediaan. Wahyu menyebut bahwa apresiasi itu menunjukkan adanya kolaborasi apik antara pemkot dan dunia perbankan.

”Saya berterima kasih pada BI Malang yang telah menilai dan memberikan penghargaan ini. Tentunya ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan apa yang sudah kita lakukan bisa lebih baik dari sebelumnya,” papar Wahyu.

Dia memastikan bahwa pihaknya tidak akan cepat berpuas diri. ”Kami akan terus kerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Terutama apa yang dilakukan oleh BI ini akan dirasakan oleh masyarakat, terutama Kota Malang,” tutur Pak Mbois, sapaannya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga berpesan agar TP2DD Kota Malang terus mendorong digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah dan perluasan penggunaan sistem pembayaran digital bagi masyarakat. ”Mudah-mudahan Kota Malang dapat lebih baik lagi pada tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

(ts/adv/by)

 

Editor : A. Nugroho
#KKPD #bank indonesia (bi) #TP2DD #Kota Malang