Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jawa Pos Radar Malang Bahas Layanan Kesehatan dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 26 Juni 2025 | 18:10 WIB

 

SINERGI LINTAS SEKTOR: Jawa Pos Radar Malang melakukan kunjungan ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Malang dan berdiskusi bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Yudhi Wahyu Cahyono, kemarin (25/6).
SINERGI LINTAS SEKTOR: Jawa Pos Radar Malang melakukan kunjungan ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Malang dan berdiskusi bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Yudhi Wahyu Cahyono, kemarin (25/6).

MALANG KOTA - Jawa Pos Radar Malang terus menjalin sinergi lintas sektor. Salah satunya dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang. Kemarin (25/6), Jawa Pos Radar Malang berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Malang untuk membahas layanan kesehatan.

Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya bersama empat jajarannya disambut langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Yudhi Wahyu Cahyono dan Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pemeriksaan Feredian Pajar Riyadi.

Tauhid menyampaikan bila siap berkolaborasi dalam semua bidang. Termasuk untuk mendukung program BPJS Kesehatan yang sedang dijalankan. Khususnya dalam hal publikasi multiplatform yang dimiliki Jawa Pos Radar Malang.

"Kami berharap bisa bersinergi dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang. Terutama dalam edukasi layanan kesehatan kepada masyarakat," tegasnya. Selain itu, Tauhid juga mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Malang.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Yudhi Wahyu Cahyono menyampaikan update pelayanan kesehatan di Malang. Dia menyebut Kota Malang dan Kota Batu status UHC-nya sudah melebihi 98 persen.

"Sementara untuk Kabupaten Malang masih harus ditingkatkan lagi," tegasnya pria yang baru menjabat 1 Maret lalu. Kendati begitu, sebenarnya status Universal Health Coverage (UHC)-nya sudah mencapai 98 persen dari total penduduk yang ada.

Namun keaktifannya masih di bawah 80 persen. Sebab, penduduk yang didaftarkan Pemerintah Daerah (Pemda) tidak bisa langsung aktif. Melainkan baru aktif periode bulan berikutnya.

Pria yang pernah bertugas di BPJS Kesehatan Cabang Tangerang itu mengatakan ada keuntungan yang bisa dirasakan masyarakat jika status UHC sudah lebih dari 98 persen. Yakni peserta yang baru mendaftar bisa langsung aktif kepesertaannya.

"Sebaliknya kalau belum UHC, masa aktif kepesertaannya masih menunggu satu bulan," imbuh Yudhi. Untuk mendorong keaktifan peserta, BPJS Kesehatan Cabang Malang bersinergi dengan pemerintah di tiga daerah.

Di samping itu, pihaknya juga mendorong sektor swasta untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta. Selain UHC, dia turut membantu melakukan sosialisasi kesehatan. Misalnya pencegahan hipertensi dan diabetes melalui prolanis yang dilakukan di puskesmas. (mel/dre)

Editor : A. Nugroho
#jawa pos radar malang #bpjs kesehatan