MALANG KOTA – Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur di Stadion Gajayana pada Sabtu (28/6) bakal tampil beda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Porprov, acara pembukaan akan dihiasi pertunjukan spektakuler drone show.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menegaskan, atraksi udara itu belum pernah dilakukan pada Porprov sebelumnya. Ratusan drone akan diterbangkan secara terkoordinasi. Kemudian membentuk beragam formasi dan tulisan khas Kota Malang.
”Drone show akan menampilkan susunan kalimat yang identik dengan Kota Malang. Salah satunya ada jargon Kota Malang Mbois Berkelas. Kemudian kalimat lainnya adalah Jawa Timur pintu gerbang Nusantara,” ujar Baihaqi kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.
Drone show juga akan dikolaborasikan dengan pertunjukan kembang api di waktu bersamaan. ”Ini juga belum pernah dilakukan pada porprov sebelumnya,” tegas Baihaqi.
Tak hanya itu, acara pembukaan juga akan dimeriahkan dengan tari kolosal yang akan dibawakan oleh 1.000 penari, serta penampilan artis Gilga Sahid dan Arlida Putri.
Antusiasme warga pun luar biasa. Baihaqi menyebut, 3.500 tiket gratis yang disediakan Pemkot Malang telah habis hanya dalam tiga hari. ”Dibukanya itu sejak Minggu, animonya sangat luar biasa. Tiga hari sudah ludes,” ungkapnya.
Disporapar saat ini masih mengkaji kemungkinan penambahan kuota penonton hingga 4.000 orang. Namun, kapasitas Stadion Gajayana tetap menjadi pertimbangan utama. ”Jika memang tidak dibuka lagi, masyarakat bisa melihat melalui siaran langsung,” terangnya.
Sebagai antisipasi lonjakan kendaraan, ruas Jalan Semeru rencananya akan ditutup sementara. Kawasan itu akan difungsikan sebagai area parkir bagi kontingen, tamu undangan, dan warga yang hadir dalam upacara pembukaan. (adk/adn)
Editor : A. Nugroho