PAKISAJI - Idealnya, Medical Check Up (MCU) atau tes kesehatan rutin dilaksanakan setiap tahun. Kemarin (26/6), karyawan Jawa Pos Radar Malang menjalani cek kesehatan di kantor Jalan Raya Pepen, Pakisaji. Cek kesehatan melibatkan Rumah Sakit (RS) Wava Husada.
Perwakilan Manajemen Wava Husada Rini Minarsih memaparkan, MCU berfungsi sebagai skrining awal supaya kesehatan selalu dalam performa yang prima. “Jika MCU tidak teratur, status kesehatannya tidak diketahui,” ujarnya kemarin.
”MCU ini juga salah satu upaya preventif terhadap penyakit-penyakit kronis. Seperti hipertensi,” tambahnya.
Terdapat berbagai aspek yang diperiksa dalam MCU tersebut. Di antaranya tekanan darah, berat dan tinggi badan, suhu badan, denyut nadi, hingga pemeriksaan darah. Pemeriksaan darah meliputi kolesterol, asam urat, dan kadar gula darah. “Kami juga menyediakan konsultasi dokter. Dari hasil MCU, karyawan akan mendapat rekomendasi dari dokter terkait hal-hal yang perlu diperhatikan,” imbuhnya.
Sebagai informasi, batas aman kolesterol yakni di bawah 200 mg/dL, asam urat untuk laki-laki antara 2,5-7,0 mg/dL dan perempuan antara 1,5-6,0 mg/dL, serta kadar gula darah antara 70-100 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 140 mg/dL untuk 1-2 jam setelah makan.
Sementara itu, Dokter Umum RS Wava Husada dr Iffa Karimah menyampaikan, MCU secara rutin merupakan deteksi dini untuk mengetahui risiko penyakit tertentu. Sebagai contoh jika tekanan darah tinggi, maka berisiko terkena hipertensi atau kadar gula darah tinggi, maka berisiko terkena diabetes mellitus.
Selain MCU, juga dianjurkan menerapkan pola hidup sehat. “Salah satu yang dihindari yaitu asap rokok. Karena lebih banyak ruginya, seperti bisa menimbulkan penyakit di paru-paru seperti kanker dan jantung seperti jantung koroner, bahkan bisa henti jantung,” kata Iffa.
Pola hidup sehat juga harus menerapkan diet seimbang dengan mencukupi semua nutrisi. Seperti sayur dan buah sebagai sumber serat serta lauk-pauk sebagai sumber protein. Indeks massa tubuh atau proporsi juga harus dijaga. “Misalnya untuk laki-laki bisa diketahui, jika lingkar perut 90 sentimeter atau lebih termasuk obesitas. Sedangkan untuk perempuan, lingkar perutnya 80 sentimeter,” imbuhnya. Terakhir, yakni menghindari stres dengan istirahat yang cukup. Termasuk olahraga juga penting dilakukan, meskipun tidak setiap hari, asalkan rutin.(yun/dan)
Editor : A. Nugroho