Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pajang 24 Ribu Item di Dinding Rumah Andrie Ariyanto Dhaniel

Aditya Novrian • Minggu, 29 Juni 2025 | 20:05 WIB
INVESTASI : Andrie Ariyanto Dhaniel menata diecast yang sudah dikoleksinya sejak 1993 hingga sekarang.
INVESTASI : Andrie Ariyanto Dhaniel menata diecast yang sudah dikoleksinya sejak 1993 hingga sekarang.

SETIAP sudut rumah Andrie Ariyanto Dhaniel, mobil-mobil kecil berjajar rapi. Miniatur mobil itu terdiri dari berbagai jenis, negara, dan zaman. Jumlahnya tak main-main, sebanyak 24 ribu unit.

Semua tertata dalam lemari kaca, dipajang di dinding. Bahkan sebagian menempati ruangan khusus di kediamannya di Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun.

LANGKA DAN PUNYA NILAI: Diecast Ferrari Enzo (kiri) dan Ferrari F40 menjadi seri yang jarang dijumpai di pasaran.
LANGKA DAN PUNYA NILAI: Diecast Ferrari Enzo (kiri) dan Ferrari F40 menjadi seri yang jarang dijumpai di pasaran.

Pria berusia 43 tahun itu bukan sekadar kolektor. Ia adalah pecandu diecast. Prinsipnya jelas yakni sekali masuk koleksi, tidak akan dijual lagi. ”Kalau pun keluar, biasanya saya kasih ke sesama kolektor, bukan dijual,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Malang kemarin (28/6).

Hobi itu sudah dimulai sejak 1993, saat dia masih bocah berusia 11 tahun. Waktu itu, mobil-mobil diecast bermerek Hot Wheels mulai berseliweran di kalangan teman-teman sekolahnya. Sayangnya, Hot Wheels belum masuk pasar Indonesia. ”Teman-temanku banyak yang orang berada. Kalau sudah bosan, biasanya mereka jual ke saya. Harganya Rp 100 sampai Rp 200 saja,” kenang Andrie.

Dari sana, koleksi demi koleksi dikumpulkan. Saat kuliah, sebulan dia bisa membeli 100 diecast dengan anggaran Rp 600–700 ribu. Saat sudah bekerja, jumlah itu melonjak drastis. ”Bisa beli sampai 1.000 diecast per bulan. Gaji langsung habis semua,” ucapnya.

Baginya, tiap diecast bukan sekadar mainan, tapi tantangan. ”Adrenalinku terpacu kalau ada keluaran langka. Kayak waktu cari Tweety Hot Wheels 2007 buatan Inggris. Itu cuma ada 100 di dunia. Saya bayar $50 UK untuk satu,” beber dia.

Andrie menggemari diecast dari berbagai merek, tapi tiga yang paling digemarinya adalah Hot Wheels, High Speed, dan Inno. Kini, dia mulai beralih ke model-model berukuran besar karena detailnya jauh lebih nyata. ”Semakin detail, semakin mahal, dan semakin saya suka,” tandasnya.

Dari lemari hingga langit-langit rumah, koleksi diecast Andrie tak ubahnya museum mini otomotif. Bagi dia, ini bukan sekadar koleksi, melainkan cara menyusun kenangan, merawat hobi, dan memacu tantangan dari waktu ke waktu. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#diecast #jawa pos radar malang #hot wheels #mobil