RADAR MALANG – Tayang perdana pada 27 Juni 2025 lalu, Squid Game Season 3 kini menuai banyak kritikan. Setelah mencapai kesuksesannya pada Season 1 dan 2-nya, kini para penonton mengungkapkan kekecewaannya pada Season 3 ini. Berikut ini daftar kritikan berkaitan dengan Squid Game Season 3.
- Karakter utama Song Gi-Hun yang tidak konsisten.
Berawal dari Song Gi-Hun yang kembali ke permainan pada Season 2 yang tayang Desember tahun lalu, Penonton menilai karakter utama tersebut tidak konsisten. Ambisi karakter utama untuk menghentikan pemainan yang mendadak menghilang di Season 3 ini, membuat penonton kecewa dengan karakter developmennya.
Song Gi-Hun yang mulanya terlihat berapi-api ingin mengakhiri permainan, pada akhirnya hanya berambisi menyelamatkan diri sendiri dan bayi dari player 222 (diperankan Jo Yu-Ri).
- Karakter Hwang Jun-Ho yang dinilai tidak berguna
Selain karakter utama, penonton juga kesal terhadap karakter detektif yang diperankan oleh Wi Ha-Joon tersebut. Pasalnya, pada Season 1, Jun-Ho mampu mengungkap siapa Front-Man di balik masker yang menjadi villain utama. Namun, di Season 3 ini, karakter ini dinilai hanya berputar putar di sekitar pulau membuatnya tak berguna lagi.
Penemuan pulau tempat permainan berlangsung yang terlambat, memancing kemarahan penonton. Menurut mereka, sebagai seorang detektif, karakter ini dinilai tidak memiliki insting terhadap kejahatan.
“dan yap sampe sekarang masih ngga tau gunanya junho,” ujar @ddwi12345 pada kolom komentar TikTok review film Squid Game Season 3.
- Screen time pemeran pembantu yang lebih banyak dari karakter utamanya
Selanjutnya, penonton Suid Game Season 3 juga mengungkapkan kekesalannya pada player 100. Karakter Im Jeong Dae (diperankan oleh Song Young Chang) ini dianggap memiliki screen-time yang melebihi peran utamanya, yakni Front Man dan Hwang Jun Ho.
Karakter yang selalu menghasut, menjadi pemicu utama penonton berharap karakter ini segera keluar dari permainan. Usia karakter Im Jeong Dae awalnya meyakinkan penonton bahwa ia tidak akan bisa lolos. Namun, di luar prediksi, karakter ini justru lolos menjadi finalis.
- Pemenang game yang dirasa kurang masuk akal
Kontroversi terjadi ketika plot twist paling tidak masuk akal menurut penonton terjadi. Bayi yang dilahirkan oleh player 222 secara tiba-tiba dimasukkan menjadi pemain, menggantikan player 222, ibunya. Hal ini dinilai tidak sesuai kesepakatan awal, yakni pemain ikut dalam game secara sukarela.
Kekecewaan penonton kembali memuncak ketika secara tak terduga bayi yang belum genap 1 bulan tersebut justru menjadi pemenang utama di Season 3 ini.
“mau marah tapi dia ga ngerti apa apa,” tulis @gaarnaboor mengungkapkan kekecewaannya.
Kritik mengenai plot dan karakter menjadi sorotan utama pada Squid Game Season 3 ini. Season ini dianggap menjadi Season terburuk dibandingkan 2 Season sebelumnya. Meskipun begitu, masih banyak dari penggemar yang memiliki perbedaan pendapat. Jadi, apakah kamu sudah menjadi bagian dari penonton Squid Game Season 3?
(Alfiyatul Rohma)
Editor : A. Nugroho