MALANG KOTA – Guru di Kecamatan Sukun antusias membuat buku antologi perdana di Kota Malang. Hal ini bisa terlihat dari pendaftaran Diklat Jurnalistik Guru SD se-Kecamatan Sukun. Baru dibuka kemarin (4/7), sudah ada 6 sekolah di Kecamatan Sukun yang mendaftar.
Di antaranya, SDN Sukun 1, SDN Mulyorejo 2, SDN Bandulan 1, SDN Gadang 4, SDK Marga Bhakti, dan SD Islam Global School. Diklat kali ini adalah tahun ketiga, kerjas ama Jawa Pos Radar Malang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Setelah sukses membuat buku untuk guru SMP/MTs di Kota Malang. Untuk empat bulan ke depan, Jawa Pos Radar Malang akan fokus membuat buku untuk SD negeri dan swasta di 5 kecamatan se-Kota Malang.
Sesuai dengan target Kepala Disdikbud Kota Malang “One Teacher One Book”, diharapkan semua guru bisa menerbitkan buku, sebagai langkah penguatan literasi di sekolah.
“Jika guru adalah digugu lan ditiru. Maka dengan menerbitkan buku, akan memberikan contoh dan teladan baik kepada siswa untuk bersemangat meningkatkan literasi di sekolah,” jelas Suwarjana.
Hanya dengan berkontribusi 400 ribu rupiah, seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap. Mulai dari makan, snack dan sertifikat 32 JP. Selain itu, semua peserta akan membuat dan menerbitkan buku antologi perdana karya guru SD di Kota Malang.
Untuk sekolah yang belum mendaftar bisa langsung mengisi link berikut : https://bit.ly/diklatsukun2025. Info lebih lanjut bisa mengubungi Arun di nomor 0858-9546-6552. (bes)
Editor : A. Nugroho