RADAR MALANG – Kota Seoul, Korea Selatan, menjadi saksi pertemuan inspiratif para pemuda dunia dalam ajang Korea Youth Summit 2025 yang digelar sejak 30 Juni hingga 3 Juli 2025. Diselenggarakan oleh organisasi Youth Break the Boundaries (YBB), kegiatan internasional ini mempertemukan delegasi dari 15 negara dalam program edukatif dan pertukaran budaya yang penuh makna.
Dengan tema “Living Culture, Lasting Legacy”, Korea Youth Summit 2025 tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan, tetapi juga ruang kolaborasi global yang menekankan pentingnya kepemimpinan pemuda, pelestarian budaya, dan semangat berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Peserta dari 15 Negara, Termasuk Indonesia
Para delegasi yang hadir berasal dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Bangladesh, Filipina, Kazakhstan, Meksiko, Mongolia, Selandia Baru, Oman, Rwanda, Tanzania, Timor Leste, Uzbekistan, Kenya, Belarus, dan Taiwan. Keberagaman budaya para peserta menciptakan atmosfer global yang kaya akan ide, nilai, dan inspirasi.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti sejumlah kegiatan seperti:
- Tur budaya kota Seoul untuk mengenal warisan budaya Korea
- Simposium internasional bersama pembicara berpengalaman di bidang pembangunan dan pendidikan global
- Presentasi proyek kelompok yang menyoroti isu-isu SDGs
- Sesi pertukaran budaya dan kegiatan jejaring
Puncaknya, para peserta mengikuti malam penghargaan (Awarding Night), yang memberikan apresiasi kepada individu dan kelompok dengan kontribusi terbaik dalam enam kategori, seperti Kelompok Terbaik, Penyaji Terbaik, dan Konten Terbaik.
Dihadiri Tokoh dan Aktivis Global
Kegiatan ini juga menghadirkan tokoh-tokoh penting yang aktif dalam bidang pembangunan internasional dan diplomasi budaya. Beberapa di antaranya:
- Jooeun Kim, mahasiswa pascasarjana bidang Kerja Sama Pembangunan di Universitas Ewha
- Jihye Lee, aktivis budaya global yang terlibat dalam UNESCO dan Olimpiade PyeongChang
- Dong Chan Kim, Direktur Eksekutif Global Peace Youth Korea
- Youngjo Choi, Presiden Sejong International Center
Meldi Latifah, salah satu panitia pelaksana asal Indonesia, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar forum diskusi. “Ini tentang melestarikan dan meneruskan budaya kita, sambil mengembangkan pola pikir global,” ungkapnya.
Mengasah Kepemimpinan dan Wawasan Global
Melalui Korea Youth Summit 2025, para peserta tak hanya mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, tetapi juga jejaring internasional yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan perubahan positif di komunitas masing-masing. Sertifikat resmi, dokumentasi kegiatan, hingga suvenir eksklusif diberikan kepada peserta yang menunjukkan kinerja luar biasa selama program berlangsung.
Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda dari berbagai belahan dunia memiliki semangat yang sama dalam membangun masa depan yang lebih baik dengan menjunjung nilai budaya, kolaborasi lintas negara, dan kepemimpinan berkelanjutan. (id)
Editor : A. Nugroho