Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

JLDB Bakal Kurangi Macet di Simpang Tiga Wiyung

Aditya Novrian • Rabu, 9 Juli 2025 | 16:56 WIB

 

JADI SOLUSI: Kondisi lahan yang akan digunakan JLDB untuk mengurai macet di simpang tiga Wiyung.
JADI SOLUSI: Kondisi lahan yang akan digunakan JLDB untuk mengurai macet di simpang tiga Wiyung.

SURABAYA – Pembangunan Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB) bakal mengurai kepadatan di simpang tiga Wiyung hingga 30 persen. Pengendara dari arah Kebraon yang hendak ke arah Jalan Mayjen Jonosewojotidak lagi terjebak kemacetan di Wiyung.

Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya Beta Ramadhani mengatakan, JLDB menjadi jalur alternatif bagi pengendara yang hendak keluar atau masuk Surabaya dari sisi barat. ”Nanti dari Balasklumprik atau Kebraon ke Royal Residence langsung bisa tembus ke arah UNESA, tanpa perlu lewat Wiyung atau Gunungsari lagi,” ujarnya kemarin (8/7).

Menurut dia, simpang tiga Wiyung menjadi salah satu titik paling padat saat jam berangkat dan pulang kerja. Arus kendaraan dari Tol Warugunung dan Gunungsari bertemu di titik itu. Jalan makin padat karena truk dari kawasan industri dan pabrik di sekitar Karangpilang dan Kedurus, juga melintasi area tersebut. ”Sehingga perlu jalur pemecah arus seperti JLDB,” jelas Beta.

Selain mengurai kepadatan, JLDB dapat menjadi akses alternatif bagi masyarakat kawasan Surabaya Barat dan Gresik Selatan. Dishub menilai jalur tersebut bisa jadi pintu masuk baru ke pusat kota tanpa tergantung jalan utama. Jalur alternatif itu membuat mobilitas lebih cepat.

Kepala Bappedalitbang Surabaya Irvan Wahyudrajad menyebut, proyek pembangunan jembatan Kali Makmur sepanjang 40 meter akan menjadi prioritas awal penyambungan JLDB. Pengerjaannya dijadwalkan pada 2026. Total anggaran yang dibutuhkanmencapai Rp 45 miliar.

Pembangunan jalan sepanjang 14 km itu juga melibatkan pengembang. Irvan menambahkan, JLDB merupakan bagian dari jaringan jalan  sesuai RT RW Surabaya. Separonya sudah terbangun. ”Anggaranya nanti dari skema pembiayandari PT SMI bukan dari bank,” terangnya. (omy/aph/adn)

 

Editor : A. Nugroho
#Kepadatan #Kurangi #dishub surabaya #jldb