Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Koperasi Merah Putih Bumiayu Bakal Tempati Puskesmas Pembantu

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 29 Juli 2025 | 17:45 WIB
CARIKAN TEMPAT: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengunjungi Koperasi Merah Putih Bumiayu yang masih menempati rumah ketua RW 2 Kelurahan Bumiayu, kemarin (28/7).
CARIKAN TEMPAT: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengunjungi Koperasi Merah Putih Bumiayu yang masih menempati rumah ketua RW 2 Kelurahan Bumiayu, kemarin (28/7).

MALANG KOTA - Koperasi Merah Putih (KMP) Bumiayu sudah diresmikan sejak 21 Juli lalu. Tapi, lokasinya kurang representatif lantaran menempati rumah Ketua RW 2 Kelurahan Bumiayu Wusono. Agar lebih maksimal, KMP Bumiayu bakal dipindah di puskesmas pembantu (pustu) dan beroperasi mulai Agustus.

Pemindahan kantor dilakukan setelah pemkot melakukan studi banding ke koperasi di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. ”Di sana kami mempelajari standar koperasi. Antara lain memiliki kantor dan layanan kesehatan seperti klinik hingga apotek,” kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat selepas meninjau KMP Bumiayu kemarin (28/7).

Karena kebutuhan layanan kesehatan, pihaknya mencoba berkoordinasi dengan Lurah Bumiayu Mutho Sobirin dan perangkat setempat. Ternyata tidak jauh dari KMP Bumiayu ada bangunan pustu. Bangunan pustu biasanya hanya digunakan untuk pemeriksaan kesehatan terhadap warga setempat setiap seminggu sekali.

”Karena ini aset kelurahan dan bangunan dari dinkes, saya meminta agar pustu bisa dijadikan sebagai kantor koperasi, layanan kesehatan, sekaligus gudang,” jelas Wahyu.

Selain pemindahan lokasi operasional KMP Bumiayu, pihaknya juga akan membantu menata bidang usaha. Hal itu berkaca dari koperasi di Desa Randugading yang sudah menjalin kerja sama dengan retail hingga Pertamina dalam penyediaan elpiji. Termasuk penyediaan air bersih dan obat.

”Pekan depan, saya berharap sudah mulai pindah ke pustu,” tegas Wahyu. Setelah pindah, operasional KMP Bumiayu ditargetkan mulai berjalan pada Agustus.

Sementara itu, Wasono yang juga merupakan pengelola koperasi menyatakan siap dengan pemindahan operasional KMP Bumiayu. Menurutnya, gedung pustu yang akan digunakan jelas lebih representatif. Luasnya sekitar 150 meter persegi.

Untuk operasional koperasi, pihaknya masih mengacu pada organisasi yang lama. ”Kebetulan kami sudah bergerak dengan sistem tanggung renteng sejak 2017 dan tidak akan berubah meski sekarang sudah menjadi KMP,” terang Wusono.

Selama delapan tahun, koperasi yang dia kelola bersama 118 anggota sudah mencatatkan omzet hingga Rp 180 juta. Bidang usaha utamanya adalah simpan pinjam. Ke depan, pihaknya akan mulai merintis penjualan sembako dan hasil pertanian. (mel/fat)

Editor : A. Nugroho
#Koperasi Merah Putih #malang