MALANG KOTA – Mensinergikan Inovasi UMKM dan Ekonomi Syariah menjadi tantangan tersendiri bagi Bank Indonesia (BI) selaku pemegang kendali terhadap pengawasan nilai rupiah. Tantangan inilah yang coba dijawab oleh BI Malang dengan melanjutkan acara tahunan bertajuk Malang BI-YOUTH-TIFUL Festival (MBF) selama lima hari di Grand Hall Malang Town Square (Matos) Jalan Veteran, Kota Malang. Tahun ini, MBF mengambil tema Sinergi Inovasi UMKM dan Ekonomi Syariah.
Dengan goals utama adalah mewujudkan ekonomi berkelanjutan dan kemandirian ekonomi regional. Selain itu, MBF tahun ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI). Untuk itu pelaksanaannya menjadi satu rangkaian dengan Karya Kreatif Indonesia (KKI) serta Road to FESyar Jawa pada September 2025 mendatang.
Kini kegiatan yang ditampilkan makin beragam, mulai dari talkshow keuangan, lomba, hingga business matching. Dibuka sejak kemarin (30/7), belasan event akan diselenggarakan di Grand Hall Malang Town Square (Matos) Jalan Veteran, Kecamatan Lowokwaru hingga 3 Agustus mendatang.“Melalui MBF ini, kami ingin menunjukkan komitmen dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekosistem keuangan syariah,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Febrina.
Untuk mewujudkan itu, dirinya butuh sinergi dan kolaborasi dari para mitra. Terutama dari sektor perbankan dan pemerintah daerah. Rangkaian kegiatan MBF kali ini dikemas sangat menarik yakni dalam bentuk pameran produk unggulan, forum/talkshow, trunk show, business matching, workshop, hingga kompetisi.
Sebagai contoh dalam kegiatan pameran produk UMKM menampilkan produk unggulan dari UMKM binaan. Baik UMKM dari mitra BI Malang atau Pemerintah Kota/Kabupaten di wilayah kerja BI Malang. “Total ada 38 produk UMKM dan 3 produk pondok pesantren unggulan yang tampil,” lanjut alumnus Agribisnis Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
Pameran terbagi menjadi beberapa segmen produk. Mulai dari kategori fashion, wastra, kriya, kopi, hingga makanan dan minuman. Selain pameran produk, ada juga talkshow digital marketing, investasi pintar, dan akselerasi UMKM go ekspor. Bagi wirausahawan muda juga digelar lomba wirausaha muda syariah. Bahkan, BI Malang kali ini juga menghadirkan festival literasi untuk memeriahkan acara.
Sementara itu di acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua Dekranasda dari 7 Kota Kabupaten wilayah kerja BI Malang yaitu Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kota dan Kabupaten Probolinggo.
(aff/mas)
Editor : A. Nugroho