Tren Dugem Sehat Jadi Pilihan Baru Anak Muda Malang
Dugem yang identik dengan dunia malam dan hiburan berisiko kini mengalami transformasi di Kota Malang. Para pencinta hidup sehat mulai menggeser stigma tersebut lewat tren baru. Yakni healthy clubing.
SUASANA lantai dansa bar dan diskotek di Kota Malang kini mulai bergeser. Tak melulu untuk party sampai pagi, kini tempat itu juga jadi arena olahraga. Musik DJ tetap berdentum, lampu disko tetap berkelap-kelip, tapi tubuh peserta sibuk bergerak mengikuti irama workout. Inilah tren baru bernama healthy clubing.
Tren ini dirintis oleh Nur Laila Mubarokha, pemilik Fit and Fun Studio. Sejak Desember 2024 lalu, dia mulai mengenalkan konsep olahraga ala dugem, namun tetap sehat dan bebas alkohol.
Awalnya kegiatan hanya digelar di studionya yang berkapasitas 20 orang. Namun karena banyak peminat, Laila menggandeng Hi5 Lounge di Jalan Gatot Subroto, Jodipan, Blimbing, untuk menyelenggarakan sesi lebih besar. Pada 3 Agustus lalu, healthy clubing edisi perdana digelar di sana dengan kuota 130 orang.
”Ternyata antusiasme masyarakat Kota Malang sangat tinggi, apalagi soal hidup sehat. Kuota langsung habis dalam sehari sekitar 50 orang malah tidak bisa kami tampung,” ujar wanita asal Bengkulu itu.
Selama 45 menit, para peserta diajak party sehat. Gerakan workout dikemas mengikuti irama musik DJ, lengkap dengan suasana remang, lampu disko, dan energi khas pesta malam. Tak ada alkohol, rokok, atau vape. Peserta hanya diberi air putih, dan bila membawa makanan harus sesuai rencana makan sehat yang disarankan.
”Konsepnya sama seperti dugem biasa, hanya kontennya diubah jadi olahraga,” jelas Laila. Tren ini pun berkembang jadi komunitas. Semua peserta adalah perempuan, sesuai konsep Fit and Fun Studio yang memang dikhususkan untuk wanita. Uniknya, setiap sesi healthy clubing mengangkat tema berbeda. Sesi perdana bertema Black-Pink dengan peserta kompak mengenakan outfit olahraga warna hitam dan pink.
Melihat respons yang luar biasa, Laila telah membuka sesi lanjutan. Pada 31 Agustus mendatang, akan digelar healthy clubing kedua dengan tema pakaian full colour. Tiket dijual Rp 35 ribu per sesi. Tak perlu alat khusus, cukup semangat, energi, dan kesiapan membakar hingga 300 kalori.
Pesta di lantai dansa tak lagi sekadar bersenang-senang. Di tangan kreatif, lantai dansa kini jadi ruang gerak sehat, tempat berkeringat sambil berjoget, dan tentu saja, tetap bergaya. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho