Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dapat Sentuhan Pemberdayaan BRI, Pengusaha Muda Ini Sukses Bawa “Gulalibooks” Jangkau Pasar Literasi Anak di Malaysia dan Singapura

Aditya Novrian • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 19:21 WIB

Photo
Photo

BANDUNG –


Kekosongan inilah yang memantik ide Fauzia P. Lestari untukmenghadirkan sound book berbahasa Indonesia. Gagasannyamuncul pada 2017, ketika ia tengah hamil anak pertama dan menghadiri pameran buku internasional. Terpukau oleh ragambuku anak yang ditemuinya, ia merasa anak-anak Indonesia juga berhak merasakan pengalaman membaca yang sama menariknya.

Tak ingin mimpinya berhenti di angan, Fauzia memutuskanmembuat buku anak versinya sendiri. Ia bercerita, karena tidakmungkin memproduksi hanya satu eksemplar, akhirnya bersamasang suami, keduanya nekat mencetak 1.000 buku dengan modal yang seharusnya digunakan untuk biaya persalinan.

Saya menulis naskah dan mengisi suara sendiri, sementaraillustrator, yang awalnya dibayar dengan skema profit sharing, kemudian menjadi co-founder Gulalibooks,” ungkap Fauzia.

Kala itu, dengan tim produksi yang sangat minim dan usaha yang berbasis di Bandung, Fauzia coba memperkenalkan bukupertamanya kepada keluarga dan teman terdekat. Tak disangka, banyak yang antusias membeli dan merekomendasikan. Dari sinilah kepercayaan diri Fauzia tumbuh bahwa Gulalibooksmemiliki potensi besar untuk berkembang.

Perlahan, tim yang awalnya hanya terdiri dari 2 orang telahberkembang menjadi 12 karyawan. Bahkan, memasuki tahunkedelapan, Gulalibooks makin gencar berinovasi denganmemperluas koleksi, mulai dari soundbook, augmented reality book, buku dengan fitur perubahan warna, hingga sensory book.Seluruh konten dirancang sesuai tahap perkembangan anakmelalui konsultasi dengan psikolog anak dan mengangkatkearifan lokal.

Konsep usaha kami adalah menghadirkan buku anak yang edukatif, inovatif, dan menyenangkan, sekaligus menjadi solusibagi orang tua yang ingin memberikan literasi terbaik sejak dini,” tutur Fauzia.

Perjalanan Gulalibooks makin berkembang ketika Fauziabergabung dengan program Pengusaha Muda Brilian BRI pada 2024.Dorongan utamanya dari internal, karena saat itu rasanyaGulalibooks stuck secara perkembangan bisnis. Kami merasaperlu insight dan mentor untuk membantu kami keluar darikondisi stuck itu. Kebetulan sekali PMB sedang bukapendaftaran,” papar Fauzia.

Selama kurang lebih 4 bulan, ia mengikuti rangkaian pelatihanintensif yang mencakup strategi bisnis aplikatif, pertemuandengan investor, dukungan pembiayaan, hingga membangunjejaring dengan pelaku UMKM dari berbagai daerah dan sektor. Upayanya membuahkan hasil, di mana Fauzia berhasil menyabetjuara kategori Home Décor and Craft.

Sebagai pemenang, Fauzia mengungkapkan Gulalibooks pun memperoleh fasilitas pinjaman dari BRI dengan subsidi bunga0%. “Manfaatnya sangat besar, mulai dari peningkatan kapasitasbisnis, perluasan jejaring, hingga akses pembiayaan yang membantu kami mengembangkan usaha,” jelas Fauzia.

Hingga kini, produk buku edukasi anak karya Gulalibooks telahdipasarkan luas di dalam negeri melalui jaringan reseller,distributor, toko buku, toko perlengkapan bayi, dan berbagaipameran. Di pasar internasional, Gulalibooks telah menggandengdistributor di Malaysia dan Singapura untuk memperkenalkanbuku anak interaktif Indonesia ke kancah global.

Bersamaan dengan meluasnya jangkauan pasar, Gulalibooks juga turut memberdayakan masyarakat. Lebih dari 1.000 reseller, mayoritas ibu rumah tanga telah menjadi mitra bisnis yang mendapatkan pelatihan digital marketing, pengelolaan usaha, hingga parenting. Selain itu, Gulalibooks pun menjalin kerjasama dengan puluhan rumah baca di 16 provinsi untukmemperluas akses literasi anak-anak di berbagai daerah.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI AgustyaHendy Bernadi mengatakan bahwa BRI sebagai agent of development terus konsisten mendukung UMKM, dalam berbagaipendampingan, agar semakin banyak pelaku usaha yang berdayasaing dan naik kelas. “Kami percaya, UMKM Indonesia punya potensi besar untuk bersaing di kancah global, dan kami siapmenjadi mitra pertumbuhan mereka,” ucap Hendy.

Editor : Aditya Novrian
#BBRI #BRI