RADAR MALANG - Ada cukup banyak jenis tulisan yang perlu dikenal dan dibaca, salah satunya adalah tulisan atau teks cerita sejarah. Sesuai dengan namanya, jenis teks atau tulisan ini mengandung unsur sejarah.
Yakni menceritakan atau menjelaskan peristiwa yang terjadi di masa lalu. Teks cerita jenis ini bisa disajikan apa adanya, dimana bersifat sebagai teks nonfiksi (ilmiah). Sekaligus bisa diceritakan dengan pengembangan dari hasil imajinasi penulis. Sehingga menjadi teks fiksi.
Hal menarik lainnya, meskipun bisa dikembangkan menjadi tulisan fiksi akan tetapi ada muatan sejarah di dalamnya. Dimana disesuaikan dengan catatan sejarah yang ada. Jadi, apa sebenarnya teks berisi cerita sejarah? Berikut informasinya.
Pengertian Teks Cerita Sejarah
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sejarah memiliki definisi sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu ini kemudian didokumentasikan dan diceritakan ulang ke generasi muda.
Salah satu cara menyampaikan peristiwa masa lalu tersebut adalah dituangkan dalam bentuk teks. Adapun teks cerita sejarah sendiri adalah tulisan atau teks yang di dalamnya menjelaskan atau menceritakan tentang fakta atau kejadian masa lalu.
Jenis-Jenis Teks Cerita Sejarah
Sesuai penjelasan sekilas sebelumnya, teks cerita sejarah bisa menceritakan peristiwa sejarah apa adanya. Namun bisa juga dikembangkan menjadi tulisan atau teks fiksi. Hal ini sejalan dengan jenis dari teks berisi cerita sejarah tersebut. Yaitu:
- Teks Cerita Sejarah Non Fiksi
Jenis yang pertama adalah teks sejarah non fiksi, yaitu teks berisi muatan sejarah dimana peristiwa yang diceritakan sesuai dengan fakta di lapangan. Sehingga peristiwa sejarah yang dijelaskan dibuat apa adanya.
Teks jenis ini kemudian masuk dalam kategori karya tulis ilmiah. Misalnya buku sejarah kemerdekaan suatu negara, biografi maupun autobiografi tokoh penting, dan lain sebagainya.
- Teks Cerita Sejarah Fiksi
Jenis yang kedua adalah teks cerita sejarah fiksi, yaitu teks berisi cerita sejarah yang mengangkat peristiwa masa lalu, namun disajikan dengan gaya yang lebih memikat pembaca.
Secara sederhana, jenis fiksi ini dikembangkan oleh penulisnya dengan penambahan hasil imajinasi. Sehingga selain menceritakan peristiwa dan tokoh penting di masa lalu. Juga diikuti kisah tokoh hasil imajinasi yang dibangun penulis.
Contohnya, buku biografi Nabi Muhammad SAW yang berjudul Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan karya dari penulis Tasaro G.K. Dalam buku ini menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW sesuai dengan catatan sejarah. Kemudian diikuti kisah tokoh imajinasi penulis, yakni Kashva yang hidup di masa kenabian.
Fungsi Teks Cerita Sejarah
Memahami bahwa teks cerita sejarah mengandung muatan sejarah dan ilmu pengetahuan. Maka teks jenis ini memiliki fungsi khusus yang membuatnya menjadi bahan bacaan yang banyak direkomendasikan. Adapun fungsi-fungsinya antara lain:
- Catatan atau Dokumentasi Peristiwa Bersejarah
Fungsi yang pertama dari teks berisi cerita sejarah adalah menjadi catatan dan dokumentasi. Sehingga suatu peristiwa penting di masa lalu bisa abadi melalui tulisan.
Tulisan ini lantas bisa dibaca oleh generasi muda dari masa ke masa. Sehingga peristiwa tersebut diketahui, dipahami, dan kemudian dipetik pelajaran atau hikmahnya oleh generasi muda.
- Sumber Informasi Asal Usul Suatu Bangsa
Bicara mengenai sejarah, tentunya tidak terlepas dari sejarah terbentuknya suatu bangsa atau negara. Misalnya negara Indonesia sendiri, tentu memiliki sejarah sampai terbentuk menjadi negara republik bernama Indonesia sampai sekarang.
Jadi, fungsi yang kedua dari teks berisi cerita sejarah adalah menjadi sumber informasi mengenai asal usul suatu bangsa. Sehingga generasi muda di negara tersebut mengenal nenek moyangnya dan bagaimana negaranya terbentuk atau merdeka dari penjajahan negara lain.
- Memberi Informasi Tentang Tokoh dan Peristiwa Penting
Setiap orang yang memiliki jasa dalam mengharumkan nama bangsa. Baik melalui prestasi maupun keberaniannya memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan negara. Tentunya wajib dikenang dan dikenal generasi muda.
Cerita sejarah berbentuk tulisan bisa menjadi sumber informasi bagi generasi muda mengenal tokoh penting tersebut. Sekaligus peristiwa penting yang terkait dengan tokoh tersebut. Sehingga bisa menghargai tokoh yang kemudian menjadi pahlawan nasional dan belajar dari prestasi maupun perjuangan tokoh tersebut.
- Membangkitkan Rasa Cinta pada Tanah Air
Fungsi berikutnya dari teks cerita sejarah adalah membangkitkan rasa cinta tanah air bagi generasi muda. Teks yang menceritakan perjuangan para pahlawan merebut kemerdekaan. Kemudian bagaimana perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Tentunya membantu generasi muda merasakan bagaimana perjuangan berat para pahlawan tersebut. Hal ini akan membantu menghargai jasa mereka dan kemerdekaan yang bisa dinikmati mereka di masa kini. Kemudian, secara alami akan menumbuhkan rasa cinta tanah air atau nasionalisme.
- Sarana Pembelajaran Hidup
Teks berisi cerita sejarah juga bisa memberi pelajaran hidup yang berharga bagi pembaca atau generasi muda. Berbagai peristiwa penting, baik yang pahit maupun manis penting untuk diketahui generasi muda.
Sehingga mereka bisa belajar banyak pelajaran hidup dari sejarah peristiwa tersebut. Jika peristiwa tersebut pahit, maka generasi muda bisa belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dari generasi sebelumnya.
Sebaliknya, ketika sejarah di masa lalu memberi pelajaran yang manis. Maka bisa dipelajari dan diterapkan di masa sekarang melalui versi lebih modern. Misalnya, mengenai sejarah kemerdekaan Indonesia. Generasi muda bisa belajar mengisi kemerdekaan sesuai dengan kondisi zaman di era sekarang.
Ciri-Ciri Teks Sejarah
Ketika membaca salah satu atau beberapa teks cerita sejarah. Tentunya akan menjumpai beberapa ciri khas yang membedakannya dengan jenis bacaan lain. Secara umum, memang ada beberapa ciri khas yang dibawa teks jenis ini. Diantaranya adalah:
- Cerita Disajikan Secara Kronologis
Ciri yang pertama dari teks berisi cerita sejarah adalah cerita yang disajikan secara kronologis. Artinya, cerita mengenai peristiwa dan perjalanan hidup tokoh akan dimulai berdasarkan urutan waktu kejadian.
Sehingga pembaca bisa memahami asal mula peristiwa tersebut. Kemudian bagaimana kejadian di masa lalu dan diikuti dampak yang ditimbulkan. Sifatnya yang berurutan sesuai waktu kejadian, membuat cerita lebih mudah dipahami.
- Berbentuk Cerita Ulang
Ciri khas yang kedua dari teks bermuatan sejarah adalah berbentuk cerita ulang. Artinya, kalimat yang disusun untuk menceritakan suatu peristiwa mengandung penjelasan mengenai waktu kejadian.
Yakni di masa lalu yang kemudian diceritakan kembali. Contohnya pada paragraf berikut:
- Memiliki Struktur Isi yang Khas
Cerita teks sejarah yang sifatnya nonfiksi (ilmiah) secara umum memiliki struktur yang khas. Struktur ini yang kemudian menjadi ciri khas berikutnya. Dimana strukturnya dimulai dari orientasi, kemudian urutan peristiwa, dan diakhiri dengan reorientasi.
- Berisi Fakta
Ciri khas lainnya dari cerita teks sejarah adalah berisi fakta. Jadi, isi dari teks ini menceritakan kembali suatu kejadian yang memang pernah terjadi. Peristiwa dan jalan hidup tokoh yang diceritakan bukan hasil imajinasi penulis. Sekalipun dibuat dalam versi fiksi, sejarah di dalamnya teta sesuai dengan fakta yang ada.
Alasan Kenapa Harus Membaca Buku Sejarah
Membaca buku teks cerita sejarah bisa memberikan banyak manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat serta alasan kenapa penting membaca buku sejarah:
- Mengenal Sejarah Negara Sendiri dan Negara di Dunia
Alasan yang pertama, adalah karena melalui buku sejarah seorang pembaca bisa mengenal sejarah negaranya sendiri. Bahkan sejarah dari negara lain yang ada di dunia.
Membaca buku-buku sejarah membantu mengenal negara sendiri dengan lebih baik. Begitu juga dengan negara lain. Sehingga bisa membantu mengenal asal usul berbagai negara di dunia dan menjadi ilmu pengetahuan yang sangat berharga.
- Mengenal Berbagai Budaya
Pernahkah melihat suatu festival budaya dan dibuat takjub dengan suguhan festival tersebut? Dalam hal ini, dijamin memunculkan ketertarikan untuk mengenal budaya di dalam festival yang baru saja disaksikan.
Melalui buku teks cerita sejarah, seseorang bisa mendapat informasi mengenai suatu budaya. Sekaligus mengenal berbagai macam budaya, baik budaya yang beraneka ragam di Indonesia maupun budaya negara lain di dunia.
- Mengasah Keterampilan Berpikir Kritis
Terbiasa membaca buku teks cerita sejarah juga membantu mengasah keterampilan berpikir kritis. Artinya, seseorang bisa mengasah kemampuan berpikir secara logis dan mendalam ketika memahami suatu topik atau bahkan isu.
Berpikir kritis membantu seseorang memahami suatu isu dan peristiwa dari akar. Sehingga muncul rasa ingin tahu penyebab peristiwa tersebut, dampaknya apa, dan sebagainya. Kemampuan berpikir kritis ini membantu tetap berpikir logis dan tidak mudah termakan berita dan berita hoax.
- Membantu Memperluas Wawasan
Alasan lain, membaca buku teks berisi cerita sejarah bisa memperluas wawasan. Wawasan yang luas akan membantu mengasah berbagai keterampilan. Mulai dari keterampilan berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, dan sebagainya.
Wawasan yang luas membantu seseorang memiliki banyak topik untuk dibahas dengan orang sekitarnya. Sekaligus membantu membangun suasana yang bersahabat dan mencegah canggung. Efek positifnya, orang berwawasan luas memiliki jaringan luas dan akses ke berbagai informasi dan kesempatan baik.
Dimana Bisa Mendapatkan Buku Teks Cerita Sejarah?
Jika ingin membaca teks cerita sejarah, maka bisa membeli buku-buku sejarah. Salah satunya Buku Sejarah terbitan Deepublish Store. Dimana tersedia buku sejarah cetak dan juga versi elektronik (ebook).
Penerbit Deepublish menyediakan buku sejarah yang disusun oleh para ahlinya. Terutama dari kalangan dosen yang mengajar ilmu sejarah dan ilmu terkait. Sehingga buku sejarah tersebut dijamin kredibel dan bisa dijadikan pegangan belajar mandiri.
Pelajari lebih banyak contoh teks cerita sejarah di koleksi Buku Sejarah Deepublish Store
Editor : A. Nugroho