Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perumda Tirta Kanjuruhan Dapat Penyertaan Modal Rp 17 Miliar

Mahmudan • Jumat, 22 Agustus 2025 | 17:30 WIB
RAPAT PARIPURNA: Penyerahan simbolis jawaban raperda dari Bupati Malang H M. Sanusi kepada Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi kemarin (21/8)
RAPAT PARIPURNA: Penyerahan simbolis jawaban raperda dari Bupati Malang H M. Sanusi kepada Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi kemarin (21/8)

KEPANJEN – Pemkab Malang kembali mengucurkan dana untuk penyertaan modal Perumda Tirta Kanjuruhan. Tahun ini, perusahaan air minum milik pemkab tersebut digelontor anggaran penyertaan modal hingga Rp 17 miliar.

Hal itu tertuang dalam rapat paripurna dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal pemerintah daerah pada Perumda Tirta Kanjuruhan. “Penyertaan modal daerah tahun ini difokuskan untuk memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat senilai Rp 17 miliar,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi sesuai rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Malang kemarin (21/8).

Sanusi menyampaikan, Perumda Tirta Kanjuruhan dinilai layak memperoleh tambahan modal. Sebab, perannya terhitung strategis dalam penyediaan air bersih sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang. “Kontribusi Perumda Tirta Kanjuruhan terhadap PAD terus meningkat minimal 10 persen setiap tahun,” ujar Sanusi. ”Pada tahun buku 2024 telah menyetorkan Rp 14,5 miliar,” tambah mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Malang itu.

Dukungan finansial melalui penyertaan modal sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). PP tersebut menjelaskan bahwa setiap penyertaan modal wajib ditetapkan dengan perda dan dicantumkan dalam APBD.

Selama ini, dia melanjutkan, penyertaan modal daerah sekitar Rp 203,18 miliar sudah dimanfaatkan optimal untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru, optimalisasi, dan perluasan layanan air minum. Termasuk di wilayah krisis air seperti Sumbermanjing Wetan dan Gedangan melalui SPAM Kaligoro. “Investasi tersebut memungkinkan penambahan hingga 68.272 sambungan rumah (SR) baru,” kata orang nomor satu di Pemkab Malang itu.

Dia juga menjelaskan, tambahan penyertaan modal akan difokuskan pada pembangunan dan pengembangan SPAM. Termasuk penambahan kapasitas produksi, pembangunan reservoir, serta jaringan distribusi baru. Dengan rincian, Rp 10 miliar untuk pembangunan layanan di Desa Druju, Segaran, Ringinsari, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Argotirto, Harjokuncaran, Klepu, dan Girimulyo. Layanan tersebut menambah 2.000 SR. Sedangkan sisanya Rp 7 miliar dalam proses pembangunan layanan di Desa Girimulyo, Sindurejo, dan Tumpakrejo. Layanan tersebut ditarget mampu menjangkau 1.611 SR.(yun/dan).

Editor : A. Nugroho
#BUMD #DPRD Kabupaten Malang #Pemkab Malang #SPAM #tirta kanjuruhan