Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Baru Tiga Taman Ramah untuk Anak yang Tersedia di Kota Malang

A. Nugroho • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:58 WIB
FASILITAS PUBLIK: Seorang anak bermain ayunan di taman kolong flyover Kedungkandang kemarin siang.
FASILITAS PUBLIK: Seorang anak bermain ayunan di taman kolong flyover Kedungkandang kemarin siang.

 

MALANG KOTA – Ruang bermain aman bagi anak-anak di Kota Malang masih sangat terbatas. Belum semua taman yang memiliki fasilitas playground dinyatakan ramah anak. Hingga 2025, baru tiga taman yang tersertifikasi ramah anak. Yakni Taman Trunojoyo, Taman Slamet, dan Taman Merbabu. 

 

Kondisi itu menjadi sorotan karena jumlah tersebut belum memadai untuk memenuhi kebutuhan anak di seluruh penjuru kota. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang Donny Sandito menjelaskan, meski banyak taman yang sebenarnya ramah anak, Pemkot selama ini belum mengajukan sertifikasi. Sertifikasi ini diajukan ke pemerintah provinsi dan menjadi salah satu indikator penilaian Kota Layak Anak (KLA) Utama.

 

”Mulai tahun ini, kami akan meningkatkan pengajuan sertifikasi. Taman yang dipisah antara area bermain anak dan dewasa, dilengkapi pagar, serta fasilitas kamar mandi khusus, akan menjadi prioritas,” kata Donny, kemarin.

 

Sedikitnya ada 13 taman yang memiliki arena bermain untuk anak. Pemkot pun menarget tahun ini seluruhnya dapat tersertifikasi. 

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso menambahkan, beberapa perangkat daerah masih kurang dalam dokumentasi dan sertifikasi. Padahal fasilitas yang ada sebenarnya sudah cukup. Ia meminta dinas terkait meningkatkan proses sertifikasi agar program dapat terekam dengan baik dan mendukung target Pemkot mendapatkan kategori KLA Utama pada 2026.

 

”Kolaborasi antar-perangkat daerah sangat dibutuhkan. Sertifikasi taman dan program lain harus berjalan bersamaan karena Dinsos tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Erik.

 

Hingga saat ini, peningkatan taman ramah anak menjadi prioritas di pusat-pusat keramaian, termasuk Alun-Alun Merdeka dan Alun-Alun Tugu. Dengan langkah ini, Pemkot berharap tidak hanya memenuhi indikator KLA, tetapi juga memastikan anak-anak bisa bermain dengan aman dan nyaman di ruang publik. (adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#kondisi #anak #taman #malang #kota