MALANG KOTA – Ratusan warga RW 02 Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen menggelar pawai kemerdekaan. Mereka mengenakan kostum kerajaan. Ada yang memerankan sosok Bandung Bondowoso, yakni tokoh legendaris dalam mitologi Jawa yang dikaitkan dengan sejarah pendirian candi Prambanan.
Selain itu, ada pula yang memakai topeng Malangan. Mereka berjalan melintasi rute yang disiapkan. Start dari jalan Bondowoso, kemudian menuju Jalan Galunggung, Jalan Dieng, kemudian finish di kantor RW 02 Jalan Wilis.
Camat Klojen Willstar Taripar Hatoguan menyampaikan, ada 700-an peserta yang mengikuti karnaval. Mereka berasal dari 11 RT di lingkup RW 02 Kelurahan Gadingkasri. "Pesertanya RT 1 sampai RT 11 di RW 02 Gadingkasri. Ada 700 orang yang menjadi peserta, kalau dengan penonton lebih dari 1.000 orang," ujar Willstar di sela karnaval kemarin (24/8).
Dalam gelaran tersebut, Willstar merasa sangat terbantu dengan personel dinas perhubungan (Dishub) Kota Malang. Meskipun pawai menggunakan sebagian Jalan Bondowoso hingga Jalan Galunggung, lalu lintas masih bisa berjalan meskipun sedikit tersendat.
Sementara itu, Ketua RT 07 RW 02 Herianto menuturkan, pihaknya menurunkan 50 warga dalam karnaval tersebut. Tema yang dipilih adalah Budaya Malangan. Dengan kekhasannya yaitu Topeng Malangan. "Penentuan tema ini merupakan kesepakatan warga. Kami menampilkan Topeng Malang karena kami ingin mengangkat asli budaya di Malang yang dekat dengan warga RT 07," ungkapnya.
Herianto menyampaikan, timnya menyiapkan secara serius untuk tampil di event tersebut. Persiapan sudah dilakukan sejak Juli lalu. "Karena acara ini setahun sekali, kami ingin menampilkan yang terbaik dan menghibur masyarakat. Selain Topeng Malangan, ada juga penampilan wayang," pungkasnya. (adk/dan)
Editor : A. Nugroho