MALANG KOTA - Jumlah kendaraan listrik, terutama mobil semakin banyak. Untuk mengakomodir kebutuhan dayanya, PLN bakal menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Di Malang Raya, ada 10 tempat usaha yang rencananya menjadi lokasi SPKLU baru.
Tempat usaha yang bakal digandeng Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Malang mayoritas adalah. Seperti Hotel Golden Tulip, Hotel Golden Hill, Hotel Aliante, Hotel Tychi, Hotel Grand Mercure, Hotel Aston Inn, Hotel Purnama Batu, dan Hotel Singhasari. Selanjutnya ada Coffee Bar Tidar dan Ramen Master Batu.
Asisten Manajer dan Keuangan UP3 PLN Malang Bintara Situmorang mengatakan, pihaknya sedang memproses agreement bersama 10 tempat usaha. Selain itu juga ada PT Tan Swa selaku investor sekaligus operator. ”Yang saya dengar prosesnya sudah berjalan 95 persen. Tinggal finalisasi perjanjian kerja tripartit untuk pembangunan fasilitas SPKLU,” kata dia, kemarin (26/8).
Sebelumnya, UP3 PLN Malang sudah melakukan penjajakan bersama 10 tempat usaha. Sepanjang tidak ada kendala perizinan lahan, pihaknya menarget prosesnya bisa selesai dalam tiga pekan. Bintara melanjutkan, satu SPKLU bakal memiliki dua nozzle.
Satu nozzle ultra fast charging dengan kapasitas 60 kw. Satu lagi nozzle untuk fast charging yang memiliki kapasitas 30 kw. ”Kami berikan yang fast charging karena kendaraan di hotel bergantian dan butuh mengisi daya secara cepat,” jelasnya.
Dengan adanya kerja sama itu, ada keuntungan yang didapat ketiga pihak. Pemilik usaha akan mendapat keuntungan 25 persen dari total profit. Sementara investor mendapat 73 persen. Sisanya 2 persen untuk UP3 PLN Malang.
Manajer Strategi Pemasaran Unit Induk Distribusi (UID) PLN Jawa Timur Ari Rukminto menyebut, saat ini sudah di Malang Raya sudah ada 49 SPKLU. Dengan rencana perjanjian kerja terbaru, jumlahnya bakal bertambah menjadi 59 SPKLU.
Dia membenarkan bahwa jumlah kendaraan listrik di Indonesia semakin banyak. Berdasar data pada akhir 2024, jumlahnya di Indonesia mencapai 49 ribu unit. Ari menyebut bahwa sampai Juli lalu, sudah ada 275 SPKLU di Jawa Timur. Tersebar di perkantoran hingga rest area tol. (mel/by)
Editor : A. Nugroho