Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

TBM Kebun Botol Hadirkan Bule Jerman dan Belanda, Anak-anak Belajar Bahasa Inggris Sambil Bernyanyi

A. Nugroho • Minggu, 31 Agustus 2025 | 02:31 WIB

SERU: Taman Baca Masyarakat (TBM) Kebun Botol Tlogomas, Malang mengajak puluhan peserta mengikuti kelas bahasa Inggris.
SERU: Taman Baca Masyarakat (TBM) Kebun Botol Tlogomas, Malang mengajak puluhan peserta mengikuti kelas bahasa Inggris.

MALANG – Suasana riuh penuh keceriaan terlihat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kebun Botol Tlogomas, Malang, pada Sabtu (30/8/2025). Puluhan anak dan remaja bersemangat mengikuti kelas bahasa Inggris yang menghadirkan dua pemateri tamu istimewa: Benedikt asal Jerman dan Jens Koolhas asal Belanda.

Acara bertajuk Membuka Cakrawala Dunia dengan Belajar Bahasa Asing ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Dengan duduk lesehan di gazebo TBM, anak-anak tidak hanya diajak belajar perkenalan diri menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga berbagi cerita tentang budaya di Jerman dan Belanda.

SEMARAK: Acara bartajuk Cakrawala Dunia dengan Belajar Bahasa Asing ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda.dengan bule Jerman dan Belanda.
SEMARAK: Acara bartajuk Cakrawala Dunia dengan Belajar Bahasa Asing ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda.dengan bule Jerman dan Belanda.

Peserta tampak antusias mendengarkan pengalaman kehidupan di dua negara Eropa tersebut.

Kegiatan semakin semarak ketika Benedikt dan Jens mengajak peserta bernyanyi bersama lagu-lagu sederhana dalam bahasa Inggris. Tawa dan tepuk tangan menggema ketika anak-anak mencoba mengikuti lirik dengan penuh semangat. Dengan bernyanyi Bersama, kegiatan menjadi mencair dan menyenangkan, membuat belajar bahasa terasa lebih mudah dan menghibur.

Koordinator kegiatan, Mrs Rachma, menyampaikan bahwa TBM Kebun Botol berkomitmen menghadirkan program yang mendekatkan masyarakat dengan bahasa asing. “Kami ingin TBM ini bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga ruang interaksi lintas budaya. Kehadiran Benedikt dan Jens menunjukkan bahwa belajar bahasa bisa dilakukan dengan cara yang gembira,” ujarnya.

Benedikt mengaku kagum dengan keberanian anak-anak dalam berlatih berbicara. “Mereka tidak takut mencoba, bahkan ketika salah. Itu kunci penting dalam belajar bahasa,” katanya.

Hal senada diungkapkan Jens Koolhas. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya tentang bahasa, tetapi jugaH tentang saling memahami budaya. “Saya senang sekali bisa berbagi tentang Belanda, sekaligus belajar tentang keramahan masyarakat Indonesia. Anak-anak di sini luar biasa bersemangat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Zalfa, siswa SMP yang ikut kegiatan, mengaku senang karena bisa langsung praktik. “Awalnya malu, tapi ternyata seru. Saya bisa kenalan dalam bahasa Inggris dan nyanyi bareng bule. Jadi makin semangat belajar,” tuturnya.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu ditutup dengan sesi foto bersama. Anak-anak, remaja, hingga orang tua berbaur dalam suasana penuh keceriaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari seri Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen UIN Malang, yang diawali dengan launching kembali TBM Kebun Botol pada 20 Agustus 2025. Melalui rangkaian program ini, dosen UIN Malang berharap TBM dapat menjadi pusat literasi, kreativitas, dan interaksi lintas budaya bagi masyarakat.

Editor : A. Nugroho
#botol #taman baca masyarakat #jerman #kelas bahasa Inggris #belanda #Tlogomas #kebun