MALANG KOTA - Bangunan semi permanen di Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Lowokwaru terbakar kemarin siang (1/9). Dugaan awalnya karena korsleting listrik di dalam bangunan semi permanen. Muslimin, pemilik bengkel yang berada di dekat lokasi menyebut bahwa kebakaran berlangsung sekitar pukul 10.00.
”Pemilik bangunan semi permanen itu bernama Pak Puji,” kata dia. Menurut Muslimin, Puji sebelumnya menyewa di bangunan semi permanen di sana. Lalu, selama hampir setahun terakhir dia berhenti beroperasi di sana. Hanya sesekali datang jika ada yang membeli jualannya. Puji diketahui berjualan bambu dan kayu.
”Jadi bangunan itu dijadikan semacam tempat penyimpanan bambu dan kayu, tapi listrik masih nyala,” terangnya. Dari kabar yang didengar Muslimin, saat kejadian tidak ada orang di dalam bangunan. Dia baru menyadari kalau bangunan itu terbakar setelah melihat warga setempat berlarian untuk melihat kebakaran.
Sementara itu, Komandan Regu 3 UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Muhammad Sholeh mengaku baru mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 10.00. Laporan berasal dari pengendara perempuan yang kebetulan melintas. Mengetahui ada kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan tiga unit truk pemadam. Ditambah dengan 15 personel ke lokasi kejadian.
Sholeh menyebut kalau luas bangunan yang terbakar sekitar 800 meter persegi. ”Api merembet dari bangunan sebelah utara ke selatan,” ucap dia. Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena korsleting listrik dan elpiji jenis blue gas. Sebab, posisi kabel listrik dekat dengan bangunan semi permanen. Selain itu, pihaknya juga menemukan satu tabung elpiji.
”Sepertinya sih bangunan itu masih digunakan karena kami temukan burung yang terbakar,” imbuh Sholeh. Pemadaman berlangsung sekitar setengah jam. Setelah melakukan pemadaman, pihaknya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa-sisa api di lokasi kejadian. (mel/by)
Editor : A. Nugroho