KEPANJEN – Meski suasana di Bumi Kanjuruhan sudah kondusif, tim gabungan masih terus melakukan patroli. Ratusan personel gabungan dari Polres Malang, Kodim 0818 Malang-Batu, Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina, Satpol PP Kabupaten Malang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang terus menyisir titik-titik rawan.
”Patroli besar dilaksanakan hingga kondisi kondusif,” ujar Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar kemarin.
Bambang mengatakan, kondisi di Kabupaten Malang relatif aman. Kondisi tersebut mengarah kepada positif, namun pihaknya enggan menurunkan intensitas pengamanan. ”Akan dilakukan setiap hari hingga ada laporan kondisi terbaru,” beber Bambang.
Patroli dilakukan setiap harinya, mulai pagi hingga malam. Setiap patroli menerjunkan 100 personel, tapi sisanya disiagakan. Personel yang disiagakan juga dimaksudkan sebagai kekuatan cadangan apabila mendesak. ”Patroli nonstop ini juga sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menekan potensi kejahatan sekaligus mencegah aksi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya,” kata dia.
Di tempat lain, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S menjelaskan, hingga kini seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Malang. Hal tersebut diperlukan untuk memberikan jaminan keamanan kepada seluruh elemen. ”Terlebih saat ini Kabupaten Malang sedang ada proses pembangunan,” terang Danang.
Danang menambahkan, keamanan berpengaruh terhadap investasi, pelaku usaha, dan seluruh aspek di Kabupaten Malang. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memastikan kondisi Kabupaten Malang, khususnya dalam keamanan dan ketertiban. “Yang jelas seluruh wilayah kami beri atensi. Patroli dilaksanakan dan intensitas akan terus ditingkatkan,” pungkas Danang.
Seperti diberitakan, akhir Agustus hingga awal September lalu terjadi aksi solidaritas di Kabupaten Malang. Seiring dengan aksi tersebut, datang sekelompok orang untuk melakukan perusahaan fasilitas di kepolisian. Di antaranya kerusakan pos polisi di simpang tiga Kabonagung, Kecamatan Pakisaji dan dua pos di Kepanjen. Setelah terjadi kerusakan tersebut, polisi bersama TNI dan pemkab rutin menerjunkan personel untuk patroli. (yad/dan)
Editor : A. Nugroho