Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemerintah Kota Batu Memanen Sayuran Organik bersama Lansia 

A. Nugroho • Sabtu, 13 September 2025 | 21:23 WIB
LEBIH MENYEHATKAN: Wali Kota Batu Nurochman (tengah) ambil bagian dalam panen sayuran organik di Dusun Kajang, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, kemarin.
LEBIH MENYEHATKAN: Wali Kota Batu Nurochman (tengah) ambil bagian dalam panen sayuran organik di Dusun Kajang, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, kemarin.

 

KOTA BATU - Panen bersama di Dusun Kajang, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu kemarin (12/9) berbeda dengan kegiatan serupa di tempat lainnya. Sebab, komoditas yang dipanen adalah sayuran organik, yang proses budi dayanya dilakukan tanpa pestisida dan bahan kimia lainnya. Panen bersama itu dipimpin langsung Wali Kota Batu Nurochman. 

 

Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto juga ambil bagian. Mereka ikut melebur bersama lansia yang ikut dilibatkan dalam panen sayuran organik di sana. Total ada 150 peserta yang mengikuti kegiatan kemarin. 

 

Terdiri dari petani, lansia, personel Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, anggota Tim Penggerak PKK, dan personel Dinas Sosial Kota Batu. Dalam sambutannya, Nurochman menyebut bahwa kegiatan panen bersama itu merupakan komitmen pihaknya dalam memuliakan petani. Khususnya kelompok lansia yang selama ini menjadi tulang punggung di sektor pertanian. 

 

”Petani harus dimuliakan dan didukung. Dengan pertanian organik, ketahanan pangan akan tercapai sekaligus mendorong terbukanya peluang bisnis yang mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat,” kata Nurochman. Lebih lanjut, dia juga menyebut bahwa Pemkot Batu tengah menyiapkan program Petani Muda Berjaya Season 2. 

 

Program itu akan diluncurkan pada Hari Jadi Kota Batu, bulan Oktober mendatang. ”Di Kota Batu terdapat sekitar 21.000 petani, mayoritas adalah lansia. Meski begitu, mereka tetap produktif, sehat, dan terus berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah,” tambah dia. 

 

Lisa, salah satu lansia mengaku senang dan bangga bisa berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Dia berharap Pemkot Batu terus mengembangkan kegiatan serupa karena produk pertanian dari Kota Batu cukup unggul. ”Senang sekali, Alhamdulillah, tinggal ambil-ambil (hasil panen) saja. Ini ada sawi, bayam, daun bawang, dan banyak yang lain,” kata dia. 


Ke depan, dia ingin bisa membudidayakan sendiri sayuran organik. Berdasar data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, kegiatan panen bersama di Dusun Kajang kemarin melibatkan empat desa perwakilan. Yakni dari Mojorejo, Junrejo, Pendem, dan Beji. Total lahan organik yang dikelola sekitar 10 hektare. Ada beragam komoditas unggulan hasil kolaborasi lintas sektor yang dihasilkan dari lahan itu. (*by)

Editor : A. Nugroho
#batu #sayur #kota #Panen #Walikota #lansia