Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Merebus Air, Rumah Warga Kecamatan Sumberpucung Terbakar

Mahmudan • Rabu, 17 September 2025 | 16:16 WIB
GERAK CEPAT: Personel Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air di sela puing-puing untuk memastikan titik api sudah padam kemarin (16/9).
GERAK CEPAT: Personel Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air di sela puing-puing untuk memastikan titik api sudah padam kemarin (16/9).

SUMBERPUCUNG – Hati-hati jika Anda memasak, apalagi menggunakan tungku. Pastikan api sudah padam, baru boleh meninggalkan dapur. Sebab jika tidak dipastikan api padam, rumah Anda bisa hangus terbakar.

Musibah kebakaran akibat meninggalkan tungku yang masih menyala dialami oleh Submawati, 66. Rumah warga Jalan Teuku Umar, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung terbakar. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.50.

Kapolsek Sumberpucung Iptu Alek Andri Wijaya menceritakan kronologi kebakaran rumah Submawati. Mulanya, Submatawati yang baru pulang kerja itu memasak air menggunakan tungku di dapur. Tungku tersebut menggunakan kayu bakar. Sambil menunggu air mendidih, Submawati pergi ke kamar untuk istirahat sejenak. "Tetapi pemilik rumah ketiduran," ujar Alek kemarin.

SIGAP: Petugas memadamkan api di rumah warga Jalan Teuku Umar, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung kemarin.
SIGAP: Petugas memadamkan api di rumah warga Jalan Teuku Umar, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung kemarin.

Sekitar pukul 09.50, anak Submawati hendak pergi kuliah. Tapi dia mendengar suara seperti ledakan kecil, sehingga berusaha melakukan pengecekan ke dapur. Alangkah terkejutnya anak Submawati ketika menemukan rumahnya di bagian dapur terbakar. Si anak tersebut kemudian membangunkan Submawati. Mereka berlari keluar rumah dan meminta pertolongan warga sekitar. "Warga sekitar berusaha memadamkan api sembari menghubungi damkar," terang Alek.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Kabupaten Malang Syaiful Anwar membeberkan, pihaknya berangkat ke lokasi pukul 09.50. Dua unit truk diberangkatkan menuju lokasi. "Pihak kami tiba pukul 10.05 waktu setempat," jelas SyaifuSekitar 40 menit kemudian api berhasil dijinakkan. Dari hasil pemeriksaan, api diduga berasal dari pembakaran kayu bakar pada tungku tradisional. Kemudian karena stock kayu bakar terlalu dekat jaraknya sehingga merembet ke kayu bakar lain. Api yang merembet kemudian membakar isi perabotan pada dapur seluas 18 meter persegi itu.  Tidak ada korban jiwa. "Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta rupiah," pungkas Syaiful.(yad/dan)

Editor : A. Nugroho
#kebakaran #merebus #air #Kabupaten Malang #sumberpucung