RADAR MALANG - Kuliner malam di Malang tidak hanya soal bakso saja. Kota ini juga menyimpan sederet warung soto legendaris yang tetap ramai meski hari sudah mulai gelap. Mulai dari soto dengan kuah bening segar hingga kuah kuning gurih, semua bisa jadi penghangat malam di kota berhawa sejuk ini.
Berikut tiga soto malam legendaris di Malang yang jadi favorit warga lokal sejak puluhan tahun lalu.
- Soto Ayam Lombok Sejak 1955
Soto Ayam Lombok sudah melegenda di Malang sejak tahun 1955. Awalnya dirintis oleh H. Abdulrahman dengan cara berjualan keliling menggunakan pikulan, kini warung ini telah diteruskan oleh generasi ketiga. Nama “Lombok” sendiri bukan merujuk pada cabai atau Pulau Lombok, melainkan diambil dari nama jalan tempat warung ini berada.
Keistimewaan soto ini terletak pada kaldu ayam kampungnya yang gurih alami. Isian sotonya pun beragam, mulai dari ayam suwir, telur, hingga jeroan. Ada pilihan versi istimewa dengan tambahan ati ampela dan pelengkap lain. Suasana klasik dengan dekorasi pikulan di dalam warung menjadi ciri khas tersendiri.
Lokasi: Jalan Lombok No. 1, Kasin, Klojen, Kota Malang
Jam Operasional: 07.00 – 22.00 WIB
- Soto Dok Lamongan HM Kholis
Warung yang satu ini dikenal dengan nama Soto Dok, terletak di kawasan Dinoyo. Jam bukanya cukup panjang, dari pagi hingga pukul 23.00 malam, sehingga jadi pilihan tepat untuk makan malam.
Soto Dok punya keunikan pada proses penyajiannya. Konon, nama “dok” berasal dari suara hentakan botol bumbu ke meja ketika racikan soto disiapkan. Kuahnya bening dengan rasa rempah yang ringan namun tetap kaya rasa. Isian sotonya lengkap, ada ayam, bihun, kubis, jeroan, hingga taburan bawang goreng dan seledri.
Lokasi: Jalan MT. Haryono No. 73, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang
Jam Operasional: 08.00 – 23.00 WIB
- Soto Ayam Lamongan Mitra Sejak 1950
Berdiri sejak tahun 1950, Soto Ayam Lamongan Mitra menjadi salah satu warung tertua di Malang. Hingga kini, warung ini tetap eksis berkat racikan kuah kuning gurih yang kaya rempah.
Sotonya disajikan dengan ayam suwir, bihun, telur, serta koya khas Lamongan yang membuat rasa semakin nikmat. Tempatnya cukup luas dan nyaman, cocok untuk makan bersama keluarga ataupun sekadar mengisi perut saat malam tiba.
Lokasi: Jalan Brigjend Slamet Riadi No. 43, Oro-Oro Dowo, Klojen, Kota Malang
Jam Operasional: 07.30 – 20.30 WIB
Tiga warung soto ini menjadi bukti bahwa Malang memang tidak pernah tidur. Dari yang buka hingga larut malam hingga yang telah eksis lebih dari setengah abad, semua menawarkan cita rasa otentik yang bikin rindu untuk kembali. (bal)
Editor : A. Nugroho