Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Kabupaten Malang Temukan Rem Kendaraan Wisatawan Bermasalah

Mahmudan • Rabu, 1 Oktober 2025 | 16:16 WIB
UJI KELAYAKAN: Jip yang rutin mengantar wisatawan ke Bromo menjalani ramp check di unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari kemarin (30/9).
UJI KELAYAKAN: Jip yang rutin mengantar wisatawan ke Bromo menjalani ramp check di unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari kemarin (30/9).

SINGOSARI – Demi keselamatan wisatawan, seluruh jip Jalur Malang-Bromo harus tertib melakukan ramp check atau pengecekan kelayakan kendaraan. Kemarin (30/9), 75 jip menjalani ramp check di unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kabupaten Malang, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari.

Puluhan kendaraan tersebut tergabung dalam paguyuban Jeep Bromo Tengger Semeru 4x4. Di antaranya bermerek Toyota Land Cruiser. Bertepatan pula dengan wisata ke Bromo lewat Jemplang (Poncokusumo, Kabupaten Malang) juga sedang ditutup. Tapi pengujiannya dimulai pada pukul 11.00.

Prosedur yang dilakukan sama dengan uji KIR. Mulai pemeriksaan emisi kendaraan, tes lampu, klakson, wiper, pengecekan rangka bawah, sistem pengereman, kemudi dan roda, kelengkapan peralatan, body kendaraan hingga power train. Satu kendaraan setidaknya memakan waktu 5 menit untuk ikut ujian.

Kepala Dishub Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan, pengujian kendaraan dilaksanakan sampai hari ini (1/10). “Hari ini (kemarin, 30/9) 75 kendaraan, besok (hari ini, 1/10) 75 kendaraan juga. Total 150 kendaraan,” kata dia. Semua yang hadir ialah warga Kabupaten Malang, walaupun plat nomor mobilnya ada yang AG (Eks Karesidenan Kediri) maupun P (Besuki dan sekitarnya).

Beberapa temuan petugas pada saat pengujian adalah rem bermasalah alias kurang pakem, lampu kurang terang, emisi berlebihan, tire rod bermasalah. Namun belum terdata penuh berapa kendaraan yang mendapatkan temuan tersebut. Tapi sama seperti Uji KIR, setelah didapati temuan itu pemilik kendaraan harus segera melakukan perbaikan.

Ramp check tersebut adalah salah satu rangkaian mengikutkan jip Bromo ke asuransi Jasa Raharja Putra. Salah satu syaratnya bisa ikut selain surat-surat kendaraan hidup adalah kendaraan berstatus layak jalan. Selama ini, para sopir dan penumpang hanya ter-cover asuransi dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tapi asuransi itu baru berlaku setelah masuk Coban Trisula. “Sebelum masuk itu, sejak wisatawan berangkat itu tidak tercover. Makanya Jasa Raharja ini untuk meng-cover yang sebelum masuk Trisula,” papar Bambang.

Kemungkinan, kegiatan ramp check tidak hanya berlangsung selama dua hari. Mengingat dalam paguyuban jip Bromo ada sekitar 550 anggota dan unit kendaraan. “Bagi yang belum ikut bisa dijadwalkan ramp check lagi,” tandas mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang itu. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#jip #malang #Bromo #ramp check #PKB