Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Koperasi Merah Putih di Bumiayu Malang Mulai Menjual Elpiji Tiga Kilo

A. Nugroho • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 17:01 WIB
UNIT USAHA BARU: Seorang pegawai KMP Bumiayu menata deretan tabung gas elpiji kemasan 3 kilogram kemarin (3/10). Harga penjualan lebih murah dibanding toko lain.
UNIT USAHA BARU: Seorang pegawai KMP Bumiayu menata deretan tabung gas elpiji kemasan 3 kilogram kemarin (3/10). Harga penjualan lebih murah dibanding toko lain.

 

MALANG KOTA - Satu per satu, Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Malang mulai menjalankan unit usaha. Salah satu usahanya adalah penjualan elpiji kemasan 3 kilogram. Usaha itulah yang dijalankan oleh KMP Bumiayu. Penjualan elpiji di sana sudah berlangsung sejak September lalu.

Ketua KMP Bumiayu Wusono mengatakan, pada tahap awal pihaknya mendapat kiriman 50 tabung elpiji kemasan 3 kilogram. Kemudian kiriman tabung ditambah. "Ternyata dalam Memorandum of Understanding (MoU) akan dikirim 75 tabung setiap minggu. Jadi satu bulan 300 tabung," katanya, kemarin (3/10).

Dalam penjualan elpiji, dia melanjutkan, animo warga yang mencari cukup tinggi. Seperti dalam pengiriman pertama pada 20 September lalu. Hanya dalam sepekan, elpiji ludes dibeli warga sekitar. Oleh karena itu, pihaknya mengajukan pengiriman kedua. Pengiriman kedua berlangsung pada 29 September lalu.

Menurut Wusono, harga elpiji yang dijual KMP Bumiayu tergolong murah. Tidak melampaui harga eceran tertinggi yakni Rp 18 ribu per tabung kemasan 3 kilogram. Sebab, pihaknya juga menyesuaikan dengan harga di pasaran maupun toko-toko sekitar.

Selain elpiji, pihaknya juga membuka unit usaha lain per 1 Oktober 2025. "Unit usaha yang kami buka meliputi penjualan sembako, simpan pinjam, dan pembayaran PPOB (Payment Point Online Banking),” ungkap Wusono.

Senada dengan Wusono, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menjelaskan, ada beberapa jenis usaha yang berjalan di KMP. Salah satunya penjualan elpiji. "Untuk penjualan elpiji ini benar-benar kami perhatikan, termasuk dalam keamanan. Tujuannya mencegah adanya kebocoran pada tabung," jelasnya.

Untuk suplai elpiji, dia mengatakan, KMP didukung salah satu pangkalan besar di Malang, yakni Hiswana Migas. Sementara untuk Pertamina belum menyuplai elpiji ke KMP secara langsung di Kota Malang. Berdasar data dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, baru ada 19 daerah yang menjadi pilot project dalam penyaluran elpiji ke KMP. Di Malang raya baru disalurkan ke KMP Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.(mel/dan)

Editor : A. Nugroho
#koperasi #LPG #3Kg #bumiayu #malang #merah putih