Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dari Bandung Sampai ke Thailand, Seblak Kini Mendunia Berkat Video The Chanisara yang Viral

A. Nugroho • Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:46 WIB
ilsutrasi seblak khas Bandung
ilsutrasi seblak khas Bandung

RADAR MALANG – Seblak, makanan khas Sunda Jawa Barat yang populer dengan rasa pedas dan gurihnya, kini sedang sedang menjadi fenomena viral di Thailand. Tren ini bermula dari unggahan seorang artis thailand di TikToknya The Chanisara yang membagikan video serunya mencoba seblak pada awal September 2025 lalu.

 

Video tersebut dengan cepat menyebar luas, dan langsung menarik perhatian banyak orang Thailand yang penasaran dengan makanan unik khas Bandung ini.

 

Tidak hanya warga biasa, para selebritas dan influencer di Thailand pun berbondong-bondong ikut mencoba dan merekomendasikan seblak, yang membuatnya semakin populer di Thailand.

 

Ngga perlu jauh-jauh ke Indonesia, kini seblak sudah banyak ditemukan di Thailand di berbagai pusat kuliner, terutama di kota-kota besar seperti Bangkok.

 

Biasanya, seblak dijual di gerai kaki lima dan pasar malam yang ramai, dengan harga berkisar 30 sampai 50 baht atau sekitar Rp 15.000 sampai Rp 25.000, meskipun tidak sama persis dengan yang ada di Indonesia.

 

Selain dijual secara langsung, seblak instan Kayla Food yang pernah viral, kini naik daun kembali menjadi populer di kalangan masyarakat Thailand.

 

 

Fenomena ini bukan hanya meningkatkan popularitas seblak sebagai kuliner khas Indonesia, tapi juga memperlihatkan kekuatan media sosial dalam memperluas pengaruh budaya kuliner di lintas negara.

 

Seblak yang awalnya hanya dikenal sebagai jajanan kaki lima asal Bandung, sekarang bisa menjadi salah satu street food yang populer di Thailand.

 

Keunikan rasa pedas dan tekstur kenyal dari kerupuk membuatnya cocok dengan selera masyarakat Thailand yang juga menyukai makanan dengan cita rasa kuat. (ly) 

Editor : A. Nugroho
#seblak #Viral #Thailand #Bandung #mendunia