Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tradisional Iya! Kekinian Iya! Ini Tiga Rekomendasi Tempat Kuliner yang Bernuansa Tradisional namun Instagramable di Kabupaten Malang

A. Nugroho • Jumat, 10 Oktober 2025 | 19:20 WIB
NYAMAN: Beberapa tempat makan ini cocok kalau kamu pengen makan yang autentik tapi tetap punya sedikit sentuhan kekinian agar suasananya nyaman dan instagramable.
NYAMAN: Beberapa tempat makan ini cocok kalau kamu pengen makan yang autentik tapi tetap punya sedikit sentuhan kekinian agar suasananya nyaman dan instagramable.

 

KABUPATEN MALANG - Kabupaten Malang memang kaya akan wisata alam, tak hanya itu Kabupaten Malang juga kaya akan tempat-tempat menarik salah satunya yakni tempat makan yang unik.

Beberapa tempat makan ini cocok kalau kamu pengen makan yang autentik tapi tetap punya sedikit sentuhan kekinian agar suasananya nyaman dan instagramable.



1. Kampoeng Djowo, Tegalgondo

 

Kampoeng Djowo terletak di Jalan Sunimbar, Babatan, Tegalgondo, Kabupaten Malang. Tempat ini punya suasana tradisional Jawa yang kental: bangunan joglo kayu, kursi-meja kayu, dekorasi bambu, dan area lantai kayu. Meskipun tampilannya kuno, mereka menata dengan rapi sehingga terasa nyaman seperti campuran tradisional-modern.

 

Hidangan yang ditawarkan mulai dari masakan rumahan seperti sayur lodeh, ayam kampung goreng, tempe, sambal-lalapan, hingga gorengan tradisional. Harganya cukup bersahabat; untuk makanan ringan bisa mulai dari sekitar Rp 10.000, sedangkan menu utama sedikit lebih tinggi tapi masih terjangkau. Jam operasionalnya dari pagi sekitar pukul 09.00 hingga sore/malam sekitar pukul 20.00–21.00 tergantung hari. 





2. Warung Tomboan Ngawonggo, Tajinan

 

Berada di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Warung Tomboan memiliki konsep “Back To Nature” yang menggabungkan cara makan tradisional dengan suasana alam. Di sini proses memasak termasuk tradisional, seperti memasak nasi liwet dengan tungku kayu bakar.

 

Menu-makanan ringan tradisional seperti singkong parut kelapa juga menjadi daya tarik. Lingkungan sekitarnya cukup hijau, suasana petani dan udara desa terasa, cocok sekali buat kamu yang pengin suasana santai jauh dari keramaian. Pergantian suasana kota ke desa bisa sangat menyegarkan. 





3. Dapur Protiga, Kepanjen

 

Terletak di Jalan Penarukan No.7, Kepanjen, Kabupaten Malang. Dapur Protiga menyajikan kuliner tradisional dengan suasana yang lebih nyaman dan sedikit modern, misalnya interior yang bersih, layanan yang rapi, tempat makan yang cukup representatif. Menu unggulannya adalah bebek goreng dan rawon, dua hidangan tradisional yang sangat dicintai di Malang. 

 

Harganya di kisaran menengah, sekitar Rp 25.000 per menu untuk hidangan utama, jadi masih cukup masuk akal untuk makan enak dengan suasana tradisional tapi nyaman. 





Ketiga Tempat Ini Layak Dicoba karena menggabungkan elemen tradisional (resep makanan, dekorasi, suasana alam atau kayu/bambu) dengan kenyamanan yang lebih modern agar pengalaman makan tetap nyaman.

 

Selain itu, rasa makanan tradisionalnya tetap dijaga otentisitasnya dan lokasinya di Kabupaten memberikan keunggulan udara yang lebih sejuk dan suasana lebih santai dibanding pusat kota, serta ideal untuk kumpul santai, bersama keluarga atau teman, dengan suasana yang lebih hening dan lebih dekat ke alam.



Cobalah sisihkan satu sore untuk mampir ke salah satu tempat ini. Rasanya bukan hanya soal makan, tapi juga soal menikmati suasana yang membawa kembali ke rasa tradisional yang hangat. (cj)

Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : A. Nugroho
#KEPANJEN #tajinan #Kampoeng #malang #Kabupaten