Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gedung Parkir Kajoetangan Kota Malang Ditargetkan akan Tuntas pada Bulan Desember Mendatang

A. Nugroho • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:08 WIB
INFRASTRUKTUR: Para pekerja fokus menggarap fondasi gedung parkir di kawasan Kajoetangan heritage on the track kemarin (10/10). Gedung dirancang mampu menampung 70 mobil dan 260 motor.
INFRASTRUKTUR: Para pekerja fokus menggarap fondasi gedung parkir di kawasan Kajoetangan heritage on the track kemarin (10/10). Gedung dirancang mampu menampung 70 mobil dan 260 motor.

 

MALANG KOTA – Mulai tahun depan, ruas Jalan Basuki Rahmat tak lagi penuh kendaraan parkir. Sebab, pembangunan gedung parkir di kawasan Kajoetangan heritage on the track diperkirakan rampung Desember 2025. Sehingga pengunjung tidak perlu lagi parkir di ruas jalan.

Hingga awal Oktober ini, progresnya pengerjaannya berkisar 25 persen. Pekerja masih fokus menggarap fondasi bangunan. Setelah fondasi rampung, kemudian dilanjutkan tahap lain. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, rencananya gedung parkir tersebut dibangun tiga lantai. Tahap awal pelaksanaan adalah pembangunan fondasi dan pengecoran dasar. Diperkirakan rampung pekan ini. ”Setelah itu baru dilanjutkan ke pembangunan konstruksi utama,” ujar Jaya kemarin (10/10). 

Kantong parkir tersebut diproyeksikan mampu menampung 70 unit mobil dan sekitar 260 unit sepeda motor. Kapasitas tersebut tidak sesuai rencana awal dan belum mampu mengakomodasi kebutuhan parkir kendaraan pengunjung Kajoetangan. 

Jaya menjelaskan, hal itu karena ada pengurangan anggaran dalam pembangunan parkir. Sebelumnya direncanakan Rp 19 miliar. Karena dilakukan kebijakan efisiensi belanja, membuat anggaran susut menjadi Rp 9 miliar. ”Pembangunan belum bisa memenuhi 100 persen kebutuhan parkir di kawasan Kajoetangan. Tetapi ini langkah progresif untuk menyediakan ruang parkir yang lebih layak,” terangnya. 

Jika sesuai kebutuhan, Jaya mengatakan, seharusnya kantong parkir bisa menampung 120 mobil. Itu artinya masih ada kekurangan kapasitas untuk 50 kendaraan roda empat. Ke depan, dishub akan menambah lantai bangunan parkir dengan memperhatikan anggaran. ”Fondasinya dibuat untuk lima lantai, tetapi karena anggaran belum cukup, tahun ini baru dibangun tiga lantai. Ke depan ditambah bertahap," beber mantan kepala badan layanan pengadaan barang dan jasa itu. 

Jaya menekankan, bangunan eks Bank Syariah Mandiri itu tidak hanya difungsikan sebagai tempat parkir. Bagian depan akan multifungsi. Di antaranya galeri Kajoetangan heritage, ruang laktasi, toilet umum, hingga kafe tematik, dan ATM center. "Nanti akses kendaraan masuk di samping bangunan dan langsung dilengkapi e-parking. Bangunan bagian depan dimanfaatkan untuk urusan selain parkir," tandas Jaya. 

Terpisah, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi mendorong pengerjaan bangunan parkir bisa sesuai target. Seharusnya kantong parkir tersebut bisa digunakan saat libur panjang tahun baru. "Setelah bangunan itu selesai, nantinya tinggal ketegasan dishub. Pengunjung harus diarahkan memanfaatkan fasilitas tersebut," tegas Dito. (adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#Parkir #kayutangan #Infrastruktur #malang #kota