PAKISAJI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan akan membangun ulang jembatan penghubung di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji. Namun, proyek tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena masih harus melalui proses pembebasan lahan terlebih dahulu.
Diketahui, jembatan yang menghubungkan Desa Wadung dan Desa Sukoanyar, Kecamatan Wagir, roboh pada 8 September lalu saat dilalui sebuah truk pengangkut pasir. Menurut pengakuan sopir, ia mengikuti arahan Google Maps lantaran jalan desa ditutup sementara karena ada hajatan. Akibatnya, jembatan ambrol bersamaan dengan truk yang melintas di atasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menyatakan bahwa pihaknya berencana membangun jembatan baru di lokasi tersebut. “Kami masih kaji dulu, karena kalau membangun jembatan baru, harus dilakukan pembebasan tanah terlebih dahulu,” ujar Khairul yang akrab disapa Oong.
Berdasarkan hasil kajian sementara, pembangunan jembatan tersebut tidak akan sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Malang. Sebagian dana akan bersumber dari swadaya masyarakat serta program Corporate Social Responsibility (CSR) Pabrik Gula (PG) Kebonagung. “Jembatan lama dulu juga dibangun oleh pabrik gula, jadi kami perlu membebaskan lahan baru untuk penempatan fondasi jembatan,” tambahnya.
Rencana pembangunan diperkirakan bisa dimulai pada triwulan pertama tahun 2026. Jembatan akan dibangun menggunakan konstruksi abutment sumuran dengan dinding berbahan beton, memiliki panjang sekitar 18 meter dan lebar maksimal 5 meter. “Lebar efektifnya nanti sekitar 4,6 meter,” jelas Oong.
Sementara itu, karena jembatan masih terputus, hingga kini belum ada akses alternatif yang menghubungkan kedua desa. Meski jalur lain tersedia, jarak tempuhnya jauh lebih lama. Menyikapi hal itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Wadung berencana membangun jembatan darurat.
“Rencananya akan dibuat jembatan sementara dari bambu dan besi. Lebarnya kecil, hanya bisa dilalui satu motor atau pejalan kaki,” ungkap Kepala Desa Wadung, Mahyudin. Ia menambahkan, pembangunan jembatan darurat tersebut akan dibiayai secara swadaya oleh masyarakat. (yad/by)
Editor : A. Nugroho