MALANG KOTA – Industri desain visual di Kota Malang terus menunjukkan eksistensinya. Kemarin (25/10), 300 poster karya mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Malang (UM) dipamerkan di gedung Malang Creative Center (MCC), Jalan A. Yani, Blimbing. Pameran internasional bertajuk Posko Visual 2025 tersebut menyajikan instalasi desain bertema inter-comma.
Ada empat ruang yang menyajikan konsep berbeda. Ruang pertama bernuansa alam dengan judul reconnecting with nature. Poster yang dipajang berisi refleksi agar manusia lebih ramah dalam menjaga alam. Bergeser ke ruang kedua, karya-karya tentang keseimbangan hidup dan pekerjaan terpajang dengan judul work life balance. Isinya banyak membahas cara tetap menjaga kewarasan di tengah tekanan beban kerja.
Ruang ketiga menawarkan poster keragaman personal dengan judul inner center. Di tahap itu, banyak karya menampilkan refleksi diri dan bentuk cinta pada diri sendiri. Terakhir, poster yang dipajang lebih beragam dan abstrak karena bertema close and reflect.
“Masing-masing mahasiswa wajib submission, untuk wadah praktik dari teori-teori yang sudah diajarkan dan dibahas di kelas selama ini,” ujar Ketua Pelaksana Posko Visual 2025 Tito Arya Bagaskara, kemarin.
Selain poster milik mahasiswa UM, ada juga karya mahasiswa 35 negara. Mulai dari Asia seperti Taiwan, Tiongkok, India, Bangladesh, Thailand, hingga Malaysia. Ada juga karya dari Rumania, Swiss, hingga Meksiko.
Selain menampilkan karya berupa poster, terdapat beberapa instalasi interaktif untuk pengunjung. Seperti ruang ekspresi dan eskalasi tanpa batas. Pengunjung juga disediakan ruang bersantai dan bermain game. Beberapa game yang disajikan ada board game, arcade, timezone, hingga game konsol.
Posko visual didesain tidak hanya memamerkan karya, tapi juga memanjakan pengunjung dengan instalasi interaktif. Dalam kesempatan itu, mereka juga menampilkan video mapping. “Pameran kami sudah buka sejak 22 Oktober lalu. Terakhir besok (27/10) ditutup dengan penampilan band lokal seperti Trilogic, Rupalain, The Bumi, Sound of South, Braventhebold, dan Underwear Yellow,” pungkasnya. (aff/dan)
Editor : A. Nugroho