Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelaku Penusukan di Stadion Kanjuruhan Malang Tertangkap, Bukti Pisau Diamankan, Motif Sakit Hati Mencuat

A. Nugroho • Senin, 27 Oktober 2025 | 05:40 WIB
TERTANGKAP: Pelaku penusukan yang diamankan oleh polisi di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran.
TERTANGKAP: Pelaku penusukan yang diamankan oleh polisi di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran.

MALANG  - Insiden penusukan terjadi di area Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu siang (26/10) jadi sorotan. Namun polisi sepertinya tak mau berlarut-larut menuntaskan kasusnya. Mereka langsung bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Pelaku berinisal S, 30, ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah saudaranya di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Tak hanya itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pisau sepanjang 30 sentimeter yang digunakan pelaku. Termasuk kaus hitam pelaku yang diduga terkena cipratan darah korban.

Dari hasil penyelidikan polisi, ternyata peristiwa mengerikan itu terjadi usai cekcok antara korban, Firman Arif, dan S, pelaku. Keduanya sempat terlibat keributan di pinggir Jalan Trunojoyo, Desa Kedungpedaringan.

Namun tak kuasa menahan emosi, S, yang sudah menyiapkan pisau sebelumnya langsung menusuk korban berkali-kali. “Pelaku dan korban saling mengenal dan sempat ada masalah di antara keduanya,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur.

Nur mengatakan, kejadian penusukan ini diakibatkan dari persoalan lama antara pelaku dan korban yang kembali memanas."Dari hasil pemeriksaan, pelaku merasa sakit hati karena korban kembali mengungkit masalah itu,” jelas Nur.

Pelaku disebut sudah menyiapkan pisau sebelum kembali menemui korban. Begitu tiba di lokasi, pelaku dan korban sempat ribut hingga S menyerang Firman dengan pisau di tangannya. “Pelaku menusuk pisau itu berkali-kali ke arah tubuh korban,” lanjut Nur.

Sesaat usai menusuk Firman, S langsung kabur. Dia pergi ke kampungnya dan memilih berada di rumah saudaranya alih-alih pulang ke rumah.

Polisi yang melakukan oleh TKP dan menanyai sejumlah saksi lantas mengendus keberadaan S. Mereka curiga usai saksi menyebut ciri-ciri yang dikenali.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi dan memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat. Semua bukti mengarah kuat kepada pelaku tunggal,” ungkap Nur.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi korban.

Korban diketahui masih dalam penanganan tim medis. "Kami menunggu hasil visum untuk mengetahui tingkat luka yang dialami dan memastikan langkah hukum selanjutnya,” beber Bambang. (yad)

Editor : A. Nugroho
#pagelaran #stadion kanjuruhan #Tertangkap #Pelaku #malang #Penusukan