Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kodim Majukan Deadline Normalisasi Sungai Lebaksari

A. Nugroho • Minggu, 2 November 2025 | 17:34 WIB
LANCAR: Normalisasi di Sungai Lebaksari, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading sudah dimulai sejak 8 Oktober lalu. Besok (3/11), rencananya proyek itu dirampungkan
LANCAR: Normalisasi di Sungai Lebaksari, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading sudah dimulai sejak 8 Oktober lalu. Besok (3/11), rencananya proyek itu dirampungkan

AMPELGADING - Proyek normalisasi Sungai Lebaksari di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading bakal rampung lebih cepat. Kodim 0818/ Malang-Batu memajukan deadline proyek tersebut. Dari tanggal 6 November, menjadi 3 November.

Seperti diberitakan, normalisasi sungai yang memiliki hulu di Bukit Antrokan tersebut sudah dimulai pada 8 Oktober lalu. Utu merupakan rangkaian dari kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126. Tentara bersama warga mengeruk drainase sejauh 1,3 kilometer, lebar 2,5 sampai 3 meter, dan kedalaman 1 meter.

Sungai itu dipilih untuk dinormalisasi karena warga mengeluhkan endapan dan material lahar dingin dari Gunung Semeru. Itu tentu mengganggu pengairan sawah warga sungai. “Progresnya cukup baik untuk normalisasi sungai sepanjang 1,3 kilometer,” kata Dandim 0818 Malang Batu Letkol Czi Bayu Nugroho.

Bayu mengatakan, bahwa normalisasi sungai itu sempat mengalami perubahan rencana di pertengahan pengerjaan. Dari yang awalnya hanya dikeruk 450 meter, menjadi 1,3 kilometer. Lebar dan kedalaman tetap sama, yaitu 2,5 sampai 3 meter menyesuaikan medan sungai untuk lebarnya, dan kedalaman 1 meter.

Bayu optimistis proyek itu bisa dituntaskan besok (3/11). Tidak ada langkah percepatan seperti penambahan personel dan alat berat. Proyek tersebut hanya mengandalkan 7 personel Kodim, 4 warga lokal, dan 1 ekskavator.

Bayu mengatakan, walau belum selesai, normalisasi tersebut sudah terasa manfaatnya. Terutama bagi 350 kepala keluarga (KK) atau 800 jiwa di warga RT 47 dan 48 di RW 21, Dusun Lebaksari. “Aliran air menjadi lebih lancar, risiko banjir menurun, serta potensi kerusakan lahan pertanian dapat ditekan. Sebelumnya selalu meluap airnya kalau hujan,” tandas Empat Kasus Nikah Paksa Bayu. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#ampelgading #kodim #sungai #deadline