Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PNM Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Prasejahtera lewat Urban Farming Hidroponik di Malang

Aditya Novrian • Selasa, 25 November 2025 | 22:31 WIB

 

Photo
Photo

MALANG - Ketahanan pangan menjadi isu penting di banyak kota, termasuk Malang yang menghadapi keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan pangan rumah tangga. Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan solusi urban farming melalui Program PNM Peduli yang diwujudkan dalam Lorong Mekaar.

Program ini resmi diluncurkan di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, dengan menggandeng Malang Madani Farm sebagai mitra pelatihan. Melalui pendekatan urban farming berbasis hidroponik, Lorong Mekaar membuka peluang bagi keluarga prasejahtera untuk menanam sayuran segar meski tinggal di area pemukiman padat.

PNM memberikan dukungan berupa tiga instalasi hidroponik yang dimanfaatkan para nasabah Mekaar. Fasilitas tersebut memungkinkan warga memproduksi bahan pangan mandiri, sekaligus menciptakan ruang hijau baru yang menambah kualitas lingkungan sekitar.

Photo
Photo

Salah satu peserta program dari Kelurahan Bumiayu mengaku merasakan langsung manfaatnya. Ia menyebut instalasi hidroponik yang diterima membantu keluarganya memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari tanpa bergantung sepenuhnya pada pasar. “Dengan hidroponik ini, kami bisa memanfaatkan sudut kecil rumah untuk menanam sayuran. Hasilnya cukup untuk konsumsi keluarga. Semoga program ini makin luas dan banyak keluarga terbantu,” ujarnya.

Pemimpin Cabang PNM Malang Yusril Ardiansyah menjelaskan, bahwa Lorong Mekaar dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama keluarga dengan ruang tinggal terbatas. Menurutnya, perkotaan membutuhkan pendekatan yang lebih praktis dan efisien agar warga tetap bisa memproduksi bahan pangan secara mandiri.

Photo
Photo

“Melalui program ini kami ingin mengajak keluarga nasabah memaksimalkan lahan sempit yang mereka miliki. Dampaknya bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat kerja sama dan gotong royong antar warga,” kata Yusril. Ia berharap Lorong Mekaar dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Melalui inisiatif ini, PNM menegaskan komitmennya mendukung ketahanan pangan yang menjadi bagian penting agenda nasional. Urban farming berbasis hidroponik diyakini mampu menjadi solusi praktis, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi persoalan minimnya ruang terbuka. Dengan terus memperluas program Lorong Mekaar, PNM ingin memastikan lebih banyak keluarga prasejahtera memperoleh akses terhadap teknologi budidaya yang mudah diterapkan dan berdampak nyata. (*)

Editor : Aditya Novrian
#PNM #ketahanan pangan #urban farming