Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Raih Penghargaan, Fadli Zon: Kementerian Berkomitmen Menjaga Kekayaan dan Kebangkitan Kebudayaan Nasional

A. Nugroho • Kamis, 27 November 2025 | 11:18 WIB

KONSISTEN: Fadli Zon, Menteri Kebudayaan menerima penghargaan dalam Kategori Tokoh Penggerak Ekosistem Pelindungan Kebudayaan.
KONSISTEN: Fadli Zon, Menteri Kebudayaan menerima penghargaan dalam Kategori Tokoh Penggerak Ekosistem Pelindungan Kebudayaan.

JAKARTA - Meski Kementerian Kebudayaan baru berdiri, namun keberhasilnya menjaga nilai-nilai kebudayaan dapat diapresiasi. Salah satunya dengan meraih penghargaan Detik Awards 2025, dengan kategori Tokoh Penggerak Ekosistem Pelindungan Kebudayaan.

Kementerian Kebudayaan melalui kepemimpinan Fadli Zon dinilai berhasil dalam upaya memperkuat sistem pelindungan kebudayaan nasional yang tangguh dan berkelanjutan, yang menempatkan pelindungan sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem kebudayaan yang hidup dan dinamis.

Dalam kepemimpinannya, Fadli Zon dinilai konsisten menggerakkan sinergi lintas direktorat dan pemangku kepentingan dalam upaya memelihara, menjaga, mendata, dan mengamankan warisan budaya bangsa. Bahkan menurutnya melalui Direktorat Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan akan tetap konsisten menggerakan sinergi lintas direktorat dan pemangku kepentingan. Hal ini dalam upaya memelihara, menjaga, mendata, dan mengamankan warisan budaya bangsa, diantaranya Pelindungan Cagar Budaya, Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional, Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb), Pewarisan Pengetahuan dan Nilai-Nilai Luhur Warisan Budaya.

APRESIASI: Penghargaan ini diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
APRESIASI: Penghargaan ini diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Kepada awak media Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengaku mengapresiasi atas penghargaan kepada dirinya.

Menurutnya sudah menjadi tugas dan kewajiban sebagai Menteri Kebudayaan dalam melaksanakan amanah menjaga dan memelihara kebudayan.

Sebagai kementerian baru, Fadli Zon mengatakan, penghargaan ini bukan untuk dirinya melainkan untuk Kementerian Kebudayaan.

"Tentunya saya berterima kasih atas penghargaan yang berikan, penghargaan sebagai motivasi kinerja dirinya dan lembaga. Sebagai Menteri Kebudayaan akan tetap konsisten menjaga dan merawat nilai - nilai kebudayaan," tegas Fadli Zon.

Fadli Zon konsisten menggerakkan sinergi lintas direktorat dan pemangku kepentingan dalam upaya memelihara, menjaga, mendata, dan mengamankan warisan budaya bangsa. Menurut Fadli Zon, melalui berbagai program pengamanan warisan budaya, kekayaan warisan budaya, baik warisan budaya benda (tangible cultural heritage) maupun warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) yang melimpah. Hal ini menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas dan kemajuan bangsa.

"Saya berupaya menjadikan Kementerian Kebudayaan sebagai penopang utama bagi proses pengembangan kebudayaan yang dijalankan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat," ujarnya.

Penguatan karakter bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya bangsa perlu dijadikan haluan dalam pembangunan nasional dengan menempatkan masyarakat sebagai pemilik dan pelaku kebudayaan dengan Inilah wujud nyata dari visi nasional Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan kebudayaan sebagai bagian integral dari pembangunan manusia, identitas nasional, dan ekonomi kreatif yang inklusif.

Melalui data dan berbagai upaya pelindungan yang dihasilkan, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menjadi penopang utama bagi proses pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan yang dijalankan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Direktorat Pelindungan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan terus berupaya pemugaran, rehabilitasi, dan revitalisasi yang berbasis riset, dan menggerakkan kembali ekosistem kebudayaan di berbagai daerah. Program lain pengembangan situs seperti Museum Majapahit, Istana Dalam Loka, hingga Gunung Padang akan berperan dalam menghidupkan sejarah, menggerakkan masyarakat, dan membuka peluang ekonomi lokal.

Disamping itu Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional, yang tahun Kementerian Kebudayaan menetapkan 50 objek Cagar Budaya Peringkat Nasional tambahan, menambah jumlah sebelumnya yang tercatat 228 objek. Capaian ini merupakan rekor tertinggi sejak 2013 dan menandai percepatan signifikan dalam pelindungan warisan budaya nasional.

Ada pula Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb), yang tahun ini telah menerapkan 514 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia menambah jumlah sebelumnya sebanyak 2.213 WBTbI. Dan total capaian ini menjadi yang tertinggi sejak 2013, menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pengetahuan, tradisi, dan ekspresi budaya yang hidup di masyarakat.


Melalui kerja pelindungan yang terukur dan berbasis kolaborasi, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi telah meneguhkan perannya sebagai penjaga fondasi ekosistem kebudayaan nasional, memastikan bahwa setiap kebijakan pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan di Indonesia berangkat dari data, riset, dan pelindungan yang kokoh.

Selain itu Pewarisan Pengetahuan dan Nilai-nilai Luhur Warisan Budaya
Upaya Pelindungan dengan pewarisan pengetahuan dan nilai-nilai luhur warisan budaya dilakukan agar warisan budaya tetap hidup dan menjadi jati diri bangsa dilaksanakan dengan berbagai program antara lain Belajar Bersama Maestro dan Gerakan Seniman Masuk Sekolah yang melibatkan lebih dari 500 seniman dan budayawan di berbagai daerah.

Editor : A. Nugroho
#budaya #Menteri #Kebudayaan #Nasional